4 Hal yang Menjadi Penyebab Trauma Melahirkan

Kehadiran buah hati selalu berhasil menciptakan kegembiraan dalam sebuah keluarga, sayangnya terlepas dari momen berharga ini. Rupanya setiap pasangan dihadapkan pada resiko trauma melahirkan atau yang dikenal sebagai PTSD yakni Post Traumatic Stress Disorder. Penyakit yang menyerang mental ibu usai proses persalinan ini memang terlihat sepele namun bukan berarti hanya bisa didiamkan. Sebab perlahan ketika gangguan PTSD tidak tertangani dengan baik bisa jadi memicu masalah yang lebih besar. Termasuk masalah kesehatan ibu maupun bayi yang kebetulan masih bergantung pada ASI yang diberikan ibu.

Kenali Penyebab PTSD Ini

Setiap ibu hamil dianjurkan untuk mengikuti konseling guna mempersiapkan mental menghadapi proses persalinan yang bisa jadi memakan waktu lama dan menyakitkan. Tanpa konseling resiko mengalami PTSD semakin besar, dan masalah satu ini disebabkan oleh beberapa hal berikut:

  • Mengalami masa persalinan yang kurang baik,

Setiap perempuan hamil memiliki masa persalinan yang berbeda-beda, ada yang tanpa sadar bayi keluar dari rahim sehingga bersalin di rumah. Namun ada pula banyak ibu yang mengalami pendarahan sehingga menderita rasa sakit yang sangat. Pengalaman melahirkan yang kurang baik sering menjadi penyebab PTSD.

Baca Juga: Tips Menghilangkan Trauma Melahirkan Secara Normal

  • Mendapati bayi langsung dirawat intensif,

Proses persalinan memang memiliki resiko tinggi yang banyak, keselamatan ibu maupun bayi menjadi taruhan dalam proses satu ini. Ada kalanya trauma melahirkan muncul ketika bayi yang baru dilahirkan memerlukan perawatan intensif. Misalnya mengalami keracunan air ketuban, kurang oksigen, sungsang dan tersangkut, atau mungkin kelainan karena bawaan dari lahir. Resiko ini tetap ada terutama jika ibu tidak memperhatikan kehamilan selama mengandung, dan rentan mengalami PTSD usai persalinan berlangsung.

  • Pelayanan pihak rumah sakit yang mengecewakan,

Selain faktor internal di dalam diri ibu hamil sendiri, rupanya PTSD ini juga bisa disebabkan faktor eksternal. Seringnya dijumpai pada pelayanan rumah sakit yang dianggap ibu melahirkan kurang memuaskan bahkan tindakan yang jauh dari kata melayani dengan sepenuh hati. Ketika memasuki lingkungan rumah sakit tentu akan mendapati petugas medis dengan karakter judes, tidak berperasaan, dan sebagainya. Layanan persalinan gratis pun umumnya tidak mendapatkan penanganan yang baik sehingga memicu PTSD dirasakan si ibu.

  • Pengambilan tindakan operasi tanpa persiapan,

PTSD juga lebih sering dijumpai pada ibu yang melahirkan melalui operasi caesar, sebab usai operasi biasanya meninggalkan rasa sakit lebih lama dibanding persalinan normal. Penyebab lainnya karena ketidaksiapan ibu dalam menghadapi operasi caesar ini, baik mental maupun finansial. Biaya persalinan antara normal dengan operasi tentu lebih berat operasi dan minimnya dana membuat keluarga sulit menjemput ibu di rumah sakit untuk pulang. Dianjurkan bagi semua pasangan usai memahami resiko trauma melahirkan, untuk menerka kemungkinan terburuk sehingga punya persiapan ekstra.

Be Sociable, Share!
 4 Hal yang Menjadi Penyebab Trauma Melahirkan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *