4 Tips Aman Memakaikan Bedak Bayi Agar Tidak Terkena Efek Samping

Bagi ibu yang memiliki bayi ataupun balita dijamin penggunaan bedak bayi masih intens dilakukan, bahkan ketika si kecil memasuki lingkungan sekolah. Bedak yang dipakai pun bukan sembarang bedak melainkan bedak yang dibuat khusus untuk kulit bayi yang masih lembut dan sensitif. Anda tidak bisa mencampurkan penggunaan bedak kosmetik yang dipakai sehari-hari untuk kemudian di pakaikan pula kepada buah hati. Resikonya besar, apalagi bedak khusus bayi biasanya terbuat dari bahan alami sehingga sifatnya netral.

 

Tips Aman Memakaikan Bedak untuk Bayi

 

Meskipun sifat dari bedak khusus bayi ini alami dan netral rupanya pengaplikasiannya tidak bisa secara asal saja. Anda perlu memahami kiat tepat memakaikannya ke tubuh anak, tips berikut akan sangat membantu:

 

Jauhkan dari wajah si kecil,

Wajah memang menjadi area yang akan di pakaikan bedak, namun ketika baru menuang bedak usahakan jauh dari area ini. Sebab kalau sampai terhirup akan menganggu sistem pernafasan si kecil kemudian jika masuk ke mata akan membuatnya merah teriritasi. Saat membedaki wajahnya pun baiknya teliti agar tidak membahayakanya.

 

Pastikan diaplikasikan saat kulit bayi sudah kering,

Pemakaian bedak bayi biasanya dilakukan usai memandikan si kecil, sebelum di pakaikan bedak wajib memastikan kulitnya sudah kering. Sebab kalau masih basah dan lembab lalu dipaksa ditutup dengan bedak malah membuat bedak menggumpal. Bisa jadi malah memicu reaksi kulit sensitif terhadap bedak tersebut karena menutup pori-pori kulit akibat menggumpal usai bertemu dengan air dan kelembaban. Maka handuki tubuh si kecil dengan baik lalu aplikasikan bedak setelah benar-benar kering.

Baca Juga : 4 Cara Alami Atasi Masalah Obesitas yang Wajib Dicoba

Hindari beberapa area yang terbilang sensitif,

Area tertentu pada bayi dan orang dewasa dikenal sebagai area yang sensitif dan dianjurkan untuk tidak diberi bedak. Orangtua kerap menjumpai ruam popok pada bayi di dekat area genital dan memilih memberikan bedak di area yang terkena ruam. Padahal area genital termasuk area yang tidak boleh terkena bedak karena malah memicu masalah kesehatan dan ruam popok juga. Usahakan menghindari area ini dan ketika dijumpai adanya ruam popok bisa mengoleskan salep, krim, ataupun jeli petroleum.

 

Hindari pula area luka pada kulit bayi,

Meskipun masih bayi tentu tetap tidak bisa menghindar dari kemungkinan mengalami kecelakaan dan terluka. Misalnya saja luka tergores oleh kukunya sendiri, sehingga kadang membuat kulitnya berdarah atau sekedar membekas dan kemerahan. Ketika kulit bayi mengalami luka baiknya jauhkan dari bedak dulu, karena kalau dipaksa diberi bedak akan memicu peradangan lokal. Kondisi luka tidak akan cepat kering dan bisa membengkak atau semakin parah maka hentikan dulu pemakaian bedak bayi di area ini, tunggu sampai lukanya mengering dan sembuh.

Be Sociable, Share!
 4 Tips Aman Memakaikan Bedak Bayi Agar Tidak Terkena Efek Samping

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *