6 Cara Penuhi Gizi Bayi Secara Tepat untuk Mengoptimalkan Pertumbuhan

Memasuki usia 6 bulan ke atas, mayoritas orang tua sudah mulai memperkenalkan menu makanan padat bagi buah hati mereka, baik itu dalam bentuk biskuit atau bubur. Karena pada dasarnya sistem pencernaan bayi sudah mulai bisa menerima menu makanan padat ini, selain itu kebutuhan gizi bayi di usia 6 bulan ke atas juga sudah mulai meningkat. Sehingga tak cukup hanya dengan mengandalkan asi atau susu formula saja. namun juga harus ditunjang dengan menu makanan lain yang lebih bergizi.

Beberapa ibu memulainya dengan bubur, baik itu nasi yang dimasak dalam waktu yang lam atau dengan produk bubur kemasan instan yang banyak di jual di pasaran. Sedangkan untuk camilan nya sendiri mulai dengan biskuit yang mudah lumer di mulut. Namun ternyata tak semua jenis makanan yang diberikan kepada buah hati tersebut bisa masuk dalam kategori yang sehat. Banyak orang tua yang tidak sadar bahwa ternyata gizi yang mereka berikan bisa berdampak buruk bagi anak.

Berikut ini sedikit tips dalam memperhatikan gizi bayi agar tak salah kaprah, diantaranya adalah:

Baca Juga: Kebutuhan Gizi bayi di 6 Bulan Pertama

  1. Memberikan produk susu formula boleh, namun batasi jumlah gulanya, anak-anak yang sudah berusia di atas 1 tahun umumnya bisa merasakan makanan manis dan juga gurih. Mereka akan lebih senang dengan susu yang kandungan glukosa nya tinggi. Namun juga patut diingat. Bahkan juga tinggi bisa memicu terjadinya obesitas dini, jadi meskipun memberi menu makanan manis pada buah hati, namun batasi jumlahnya.
  2. Cukupi kebutuhan protein mereka, protein adalah senyawa yang berfungsi dalam mengoptimalkan pembentukan sel-sel tubuh yang baru, juga berguna dalam merangsang kecerdasan buah hati, sehingga jumlah yang masuk kedalam tubuh harus selalu cukup, agar mereka tak mengalami malnutrisi.
  3. Zat besi juga harus cukup, senyawa yang satu ini memiliki peran penting di dalam pembentukan sel-sel darah merah yang baru, anak yang kulitnya berwarna putih pucat bisa jadi kekurangan senyawa zat besi, ketika beranjak dewasa nanti mereka akan mengalami masalah anemia atau kekurangan sel-sel darah merah. Untuk itu cukupi kebutuhannya.
  4. Lemak boleh-boleh saja diberikan, namun hanya jenis yang baik, lemak yang baik biasanya didapatkan dari buah-buahan tertentu, seperti diantaranya adalah alpukat, ia tak mengandung kolesterol. Berfungsi dalam menyerap vitamin yang masuk dalam tubuh.
  5. Batasi juga jumlah garam yang masuk kedalam tubuh, terlalu banyak garam yang masuk juga bisa meningkatkan resiko penyakit jantung, apalagi jika dibiasakan sedari kecil.
  6. Buah dan sayur adalah asupan yang penting untuk selalu dikonsumsi buah hati setiap hari, dalam bentuk apapun sebaiknya tetap diberikan untuk menunjang kesehatan mereka.

Mudah sebenarnya penuhi gizi bayi secara seimbang.

 

Be Sociable, Share!
 6 Cara Penuhi Gizi Bayi Secara Tepat untuk Mengoptimalkan Pertumbuhan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *