Bayi Mendengkur Saat Tidur, Apakah itu Normal?

Bayi Mendengkur Saat Tidur, Apakah itu Normal?

Daya tahan tubuh seorang bayi yang baru lahir, sangatlah rentan terhadap gangguan kesehatan atau penyakit. Terutama untuk orangtua baru, mereka pasti akan panik bukan kepalang jika melihat sang buah hati mengalami hal yang tidak normal. Salah satunya yaitu mendengar bayi mendengkur. Apakah hal tersebut normal?

Bayi Mendengkur Saat Tidur, Apakah itu Normal?

Bayi Mendengkur Saat Tidur Termasuk Normal atau Tidak

Setelah lahir ke dunia, bayi sudah bisa bernapas dengan menggunakan paru-parunya sendiri. Namun, sistem pernapasan bayi yang baru lahir tidak sematang orang dewasa. Terkadang, Anda sebagai orang tua tentu pernah mendengar suara ‘grok-grok’ atau dengkuran. Bayi mendengkur termasuk hal yang normal.

Penyebab Bayi Mendengkur

Suara dengkuran atau ngorok pada bayi berasal dari bunyi gas di dalam perut yang bayi hirup ketika sedang menyusui. Asupan ASI juga dapat menimbulkan gas dan tekanan pada perut bayi. Sama halnya dengan orang dewasa, tekanan gas pada perut tersebut dapat membuat bayi merasa tidak nyaman. Bedanya, jika orang dewasa atau anak-anak bisa mengeluarkan gas tersebut dengan bersendawa, bayi tidak bisa melakukan hal tersebut. Sehingga, gas tersebut disalurkan melalui dengkuran saat tidur.

Selain itu, bayi juga belum mengetahui cara merilekskan otot panggul dan perut guna mengeluarkan gas dan feses ke bagian akhir sistem pencernaan atau anus. Otot perut pada bayi masih lemah, sehingga gas tersebut tersalurkan ke glottis atau area pita suara. Hal inilah yang menjadi penyebab dengkuran atau ngorok pada bayi. Oleh sebab itu, dengkuran atau ngorok pada bayi adalah hal yang wajar atau normal. Faktor saluran pernapasan bayi yang kecil juga menjadi penyebab timbulnya dengkuran saat bayi sedang tidur. Suara dengkuran ini akan hilang seiring berkembangnya sistem pernapasan sang bayi karena faktor usia.

Hal ini juga ditemukan apabila wajah bayi Anda terlihat ungu atau memerah serta menegang selama beberapa menit. Berdasarkan pernyataan dari Journal of Pediatric Gastroenerology and Nutrition, hal tersebut bukan pertanda seorang bayi mengalami sembelit. Justru, hal ini merupakan tanda bahwa sistem pencernaan bayi mampu bekerja dengan baik saat menghasilkan feses.

Jika Kebiasaan Mendengkur Terjadi Terus Menerus, Segera Periksa ke Dokter Anak

Dalam memastikan kondisi kesehatan bayi, Anda perlu memperhatikan gerak-geriknya saat bayi Anda sedang tidur. Meskipun tergolong normal, kebiasaan mendengkur pada bayi saat tidur juga menjadi pertanda adanya gangguan kesehatan. Pastikan si kecil tidak mengalami tanda-tanda gangguan pernapasan seperti penurunan berat badan, perubahan warna lidah, kulit yang membiru, serta sulit bernapas. Adapun bayi mendengkur saat tidur juga menjadi pertanda masalah kesehatan lainnya, seperti:

  • Asma
  • Sepsis
  • Pneumonia
  • Meningitis
  • Gagal Jantung, disebabkan penumpukan cairan di paru-paru dan sesak napas

Jika Anda mendengar bayi mendengkur di setiap akhir napasnya, segera periksakan ke dokter spesialis anak.

Be Sociable, Share!

Tinggalkan Balasan