Beberapa Aturan Penggunaan Susu Formula Pengganti ASI Bayi

ASI merupakan zat gizi utama yang dibutuhkan oleh seorang bayi yang baru lahir. Pencernaan yang rentan pada bayi yang baru lahir, pada umumnya hanya dapat mengkonsumsi air susu dari ibu mereka, untuk memenuhi nilai gizi dalam tubuh, sehingga mereka dapat tumbuh dan berkembang menjadi anak yang sehat sesuai dengan rentan usia mereka. Namun tahukah Anda, bahwa tidak semua ibu yang baru melahirkan dapat memproduksi ASI dengan baik? Untuk mengatasi permasalahan kekurangan dalam produksi ASI ini, sebagian besar ibu selalu memilih susu formula sebagai pengganti ASI bayi. Lalu bagaimanakah cara memberikan susu formula yang tepat bagi pengganti ASI?

Untuk jenis susu formula yang dapat diberikan pada bayi yang baru saja lahir, pada umumnya para ahli lebih menyarankan untuk memberikan susu dengan kandungan gizi yang hampir sama dengan kandungan gizi yang ada pada ASI. Pemilihan susu yang memiliki karakteristik hampir menyerupai dengan ASI ini, diharapkan dapat menggantikan fungsi ASI bagi seorang bayi. Namun sebelum memberikan susu formula tersebut, ada baiknya Anda mengecek terlebih dahulu kondisi bayi, apakah mereka memiliki alergi terhadap kandungan susu formula, yang biasanya lebih banyak dibuat dari bahan utama susu sapi. Cobalah memberikan beberapa tetes saja untuk mengetahui apakah bayi Anda mengalami alergi atau tidak.

Berikut ini beberapa aturan dalam pemberian susu pengganti ASI bayi, yang antara lain adalah:

  • Perhatikan takaran dan selang waktu dalam memberikan susu formula kepada bayi, jangan memberikan bayi susu formula secara terus menerus meskipun bayi Anda menyukainya, namun berikan sesuai dengan aturan yang ada.
  • Gunakan botol khusus bayi dan jagalah botol tersebut dalam keadaan bersih dan steril dari berbagai kuman.
  • Cucilah tangan Anda terlebih dahulu hingga benar-benar bersih, sebelum membuatkan susu untuk bayi Anda.
  • Buatlah susu sesuai cara yang dianjurkan dan tertera dalam kemasan.

    Baca Juga: Vitamin Ibu Menyusui Agar Bayi Sehat

Selain cara pembuatan yang harus diperhatikan, dalam pembelian susu untuk bayi ini pun Anda harus memperhatikan beberapa hal seperti tanggal kadaluarsa, kode produksi serta keutuhan dari kemasan susu yang akan Anda beli. Pastikan bahwa semua item yang tersebut diatas dalam keadaan yang baik dan tepat, sehingga tidak membahayakan jika diberikan pada bayi Anda.

Meskipun susu formula dapat menjadi pengganti ASI bayi, namun ASI dari Bunda tetaplah yang terbaik bagi bayi Bunda. Karena selain mengandung zat antibodi yang dapat menghindarkan bayi dari berbagai infeksi bakteri, ASI juga mengandung banyak zat alami yang tidak bisa dihadirkan dalam susu formula. Oleh karena itulah ketika Anda yang baru saja melahirkan, namun tidak memiliki produksi ASI yang baik, tetaplah mencoba untuk mengkonsumsi berbagai makanan yang dapat meningkatkan produksi ASI Anda, agar nantinya Anda dapat memberikan ASI secara eksklusif.

 

Be Sociable, Share!

Tinggalkan Balasan