Bolehkah Menambahkan Gula Pada Makanan Bayi?

Bolehkah Menambahkan Gula Pada Makanan Bayi?

Makanan adalah salah satu kebutuhan pokok yang wajib dipenuhi oleh setiap manusia. Setiap individu menyukai jenis makanan yang berbeda-beda. Di sisi lain, hal terpenting dari makanan yang dikonsumsi adalah nutrisi dan gizi yang terkandung dalam makanan tersebut. Kebutuhan makanan bagi orang dewasa dan bayi sangatlah berbeda. Bagi orang dewasa, memilih menu makanan yang bercitarasa apapun diperbolehkan misalnya makanan manis yang mengandung gula justru dianjurkan karena untuk memenuhi kebutuhan glukosa dalam tubuh, sedangkan pada bayi masih sangat dibatasi. Makanan bayi dibuat secara khusus agar dapat membantu meningkatkan pertumbuhannya. Lalu apakah gula tidak diperbolehkan? mari kita simak penjelasannya sebagai berikut.

Bolehkah Menambahkan Gula Pada Makanan Bayi?

Apakah Konsumsi Gula Diperbolehkan?

Sebenarnya manusia sudah mengenal rasa manis sejak lahir secara alami yang diperoleh dari pemberian ASI. Maka para ibu tidak perlu khawatir saat mengenalkan rasa manis di menu MPASInya. Di saat usia 6 bulan, bayi mulai mencoba mengeksplor makanan dan saat itu pula akan membentuk pola makan yang bisa menjadi penentu pola makan hingga usia dewasa.

Pola makan yang terbentuk tergantung dari makanan apa saja yang diberikan saat usia 6 bulan hingga 12 bulan. Para dokter sangat menyarankan kepada para ibu untuk memberikan jenis makanan bayi yang bervariasi sehingga di kemudian hari buah hati anak tidak akan pilih-pilih dalam mengonsumsi makanan. Hal ini juga akan berpengaruh pada tumbuh kembangnya di usia emas.

Memberikan makanan yang bervariasi juga perlu memperhatikan rasa dari makanan tersebut. Selain memberikan makanan dengan tekstur yang berbeda-beda, Anda dapat mengenalkannya dengan berbagai rasa. Hindari tambahan gula pada makanan bayi agar bayi Anda tidak terbiasa memakan makanan manis sehingga tidak menyukai rasa hambar dari sayuran.

Waktu yang Tepat Untuk Menambahkan Gula Pada Makanan

Beberapa ahli menyatakan bahwa seorang ibu harus menghindari penggunaan tambahan gula pada makanan bayi nya hingga usianya mencapai 12 bulan. Lebih dari usia tersebut sistem pencernaan dan pola makan sudah terbentuk secara sempurna. Sehingga pada usia ini anak Anda sudah diperbolehkan mengkonsumsi makanan yang mengandung tambahan gula. Seorang ibu perlu menyadari dengan seksama anjuran ini agar kesehatan bayi bisa tetap terjaga dan terjamin.

Gunakan Takaran Secukupnya

Tambahan gula pada makanan bayi diatas usia 1 tahun memang diperbolehkan, tetapi Anda tidak boleh memberikan tambahan yang terlalu banyak. Gula yang banyak akan memicu risiko obesitas dan penyakit berbahaya saat usia dewasa. Selain itu juga akan mempengaruhi kesehatan gigi dan mulutnya. Maka sebagai orangtua yang bijak, usahakan semaksimal mungkin membiasakan bayi atau anak Anda untuk tidak mengonsumsi makanan dengan kandungan gula yang tinggi. Kebiasaan baik tersebut tentunya akan membentuk kebiasaan di usia dewasa.

Be Sociable, Share!

Tinggalkan Balasan