Cara Menstimulus Motorik Anak Agar Lebih Maksimal

Ada satu hal yang ayah bunda harus ketahui menyangkut perkembangan kecerdasan buah hati, yaitu: kecerdasan emosional, intelektual, komunikasi dan kecerdasan motorik anak. Keempat kecerdasan tersebut berkembang bersamaan sehingga kecerdasannya menjadi lebih maksimal.

Kecerdasan motorik anak dibedakan menjadi dua jenis yaitu motorik kasar dan halus. Motorik kasar adalah gerakan tubuh menggunakan otot-otot besar atau seluruh anggota tubuh. Contonya: menendang, berjalan, berlari, duduk dan naik turun tangga.

Sedangkan motorik halus adalah kemampuan anak yang berhubungan dengan keterampilan fisik dimana aktivitasnya melibatkan otot kecil dan koordinasi panca indra, seperti mata dengan tangan. Berikut ini beberapa rangsangan yang bisa Anda coba untuk melatih kemampuan motorik anak usianya 0-6 bulan:

Bayi Usia 0-3 Bulan

Salah satu hal yang orang tua lakukan saat usianya 0-3 bulan adalah menopang kepalanya, karena bayi belum bisa menompang kepalanya sendiri.

Cara menstimulus motorik kasar :

  • Letakkan bayi Anda dalam posisi tengkurap, lakukan beberapa beberapa kali agar ia terlatih.
  • Ajak bayi Anda untuk mengangkat kepalanya. Agar bayi lebih bersemangat, letakkan cermin di depannya atau sejajarkan wajah Anda dengan bayi sambil panggil namanya.
  • Belai kepala dan leher belakangnya, agar bayi mau mengangkat kepalanya.
  • Balikkan posisi tubuhnya dalam posisi terlentang, kemudian bantu ia membalikkan posisi tubuhnya.

Cara menstimulus motorik halus :

  • Pada waktu bayi mengepalkan telapak tangannya, buka kepalan tangannya lalu sentuh jari kecilnya dan luruskan.
  • Berikan pijatan lembut jari-jari si kecil dan berikan mainan yang aman. Usahakan warna mainan mencolok dan mengeluarkan bunyi untuk memancing bayi bereaksi.
  • Pegang jari-jari tangannya kemudian lakukan gerakan menyilangkan lengan ke dadanya. Tujuan gerakan ini adalah untuk meningkatkan kekuatan otot lengan, bahu dan punggung bagian atas.

Bayi Usia 4-6 Bulan

Memasuki usia 4-6 bulan ia sudah bisa memiringkan badan ke kanan, kiri, tengkurap, menggunakan tangan untuk mendukung dirinya duduk dan mengesplorasi mainan menggunakan kedua tangannya.

Cara Menstimulus motorik kasar:

  • Bunyikan mainan di atas kepalanya lalu perlahan pindahkan ke satu sisi lainnya. Cara ini bisa merangsang bayi miring dan menggulingkan badannya.
  • Baringkan bayi dalam posisi tengkurap lalu bunyikan mainan dari depan atau atas agar bayi mau mengangkat kepalanya. Cara ini bisa melatih otot lehernya.
  • Pada waktu usia 6 bulan bayi sudah bisa duduk sendiri saat digendong atau didudukkan di kereta bayi. Mendudukkan bayi di kursi yang tinggi bisa merangsang ia belajar duduk sendiri.

Cara stimulus motorik halus

  • Berikan mainan yang bisa dipegang dan digigit, agar ia mau terus menggenggam.
  • Letakkan bayi dalam posisi tengkurap, lalu letakkan mainan warna warni yang berada dalam jangkauannya, biarkan ia mencoba meraih mainan tersebut.
  • Kenalkan bayi dengan beragam testur mainan dan berikan mainan yang bisa mengeluarkan suara. Cara ini bisa mengembangkan motorik anak menjadi lebih maksimal dan melatih kepekaan panca inderanya.
 Cara Menstimulus Motorik Anak Agar Lebih Maksimal

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *