Cara Mudah Merawat Gigi Bayi Agar Sehat

Cara Mudah Merawat Gigi Bayi Agar Sehat

Bayi usia 6 bulan mulai akan mengalami pertumbuhan gigi, jadi jangan kaget jika gigi bayi akan keluar maka terus menerus menangis. Ini karena sakit dan rasa geli, pasalnya ada bagian tubuh baru yang keluar. Ini hal normal dan bisa terjadi pada semua bayi, Anda hanya perlu tenang. Namun jika mengeluarkan gejala lain seperti demam tinggi, sebaiknya segera periksa ke dokter.

Cara Mudah Merawat Gigi Bayi Agar Sehat

Pertumbuhan gigi pada bayi memang sangat cepat, bahkan dalam 15 bulan biasanya sudah terlihat beberapa gigi yang tumbuh. Secara keseluruhan, gigi susu akan tumbuh hingga usia 2,5 tahun. Memang bayi tidak mengkonsumsi makanan secara langsung, sehingga tidak akan ada sisa makanan di sekitar gigi, namun sebaiknya Anda sebagai orang tua merawat gigi susu yang baru tumbuh.

Kenapa demikian? Ini akan merangsang pertumbuhan gigi susu lainnya, biasanya akan tumbuh di bagian depan, atas dan bawah. Jangan sampai gigi susu tumbuh secara lambat, karena di usia 12 tahun sudah akan digantikan dengan gigi permanen. Berikut ini ada beberapa panduan cara mudah perawatan gigi pada bayi.

3 Cara Bagaimana Merawat Gigi Bayi Agar Sehat Dengan Aman

Perhatikan Cara Menyikat Gigi

Anda tentu akan menggosok gigi secara langsung dan melihat pada cermin, bedakan gigi susu dan gigi permainan apalagi pada bayi. Ada cara menyikat yang benar, agar gigi tetap sehat dan aman. Sikat dengan gerakan memutar ke seluruh bagian gigi, nantinya hingga usia 2,5 tahun anak-anak akan memiliki 20 gigi susu.

Lakukan ini setiap pagi dan sore, paling tepat memang saat mandi. Namun jika Anda ingin gigi susu anak tumbuh dengan lebih bagi, tambahkan satu kali setelah menyusu di malam hari. Sehingga gigi akan tumbuh bagus, rapi dan tepat sesuai usianya.

Perhatikan Sikat dan Pasta Gigi

Anda tidak bisa merawat gigi bayi seperti gigi usia dewasa, ini sangat berbeda. Bahkan gigi yang dimiliki oleh bayi, cenderung lebih lembut, kecil dan sensitif. Maka dari itu perhatikan penggunaan sikat gigi, pilih bulu jumlah sedikit dan sangat lembut. Pastikan pada ujung bagian atas, sebaiknya dari material yang lembut sehingga tidak akan sakit jika terkenal gusi.

Selain itu, orang tua baru juga harus memperhatikan pemilihan pasta gigi, anak-anak cenderung tidak suka dengan rasa mint yang sedikit pedas. Berikan pasti gigi yang memiliki kandungan fluoride rendah, minimal 25 mg, tidak perlu dokter gigi untuk mengetahuinya, Anda hanya perlu memperhatikan pada bagian kemasan saja.

Mencegah Kerusakan Dini dan Periksa Ke Dokter Secara Berkala

Anak-anak usia 1 tahun tentu lebih suka makan manis, seperti permen atau gula-gula. Ini sebenarnya tidak bagus untuk gigi, apalagi dalam tahapan pertumbuhan. Untuk itu, mulai ajarkan kebiasaan menggosok gigi sejak dini, jika memang belum bisa orang tua bisa membantu dan mempraktikan secara langsung.

Selain itu, perhatikan ajak anak untuk ke dokter gigi. Berikan pemahaman agar tidak takut, pasalnya giginya bagus dan hanya perlu mendapatkan perlindungan agar gigi tidak patah atau ompong seperti teman-teman sebayanya. Minimal 6 bulan sekali, memeriksakan gigi, kecuali sakit. Ini untuk melihat perkembangan dan pertumbuhan gigi.

Bukan hal yang sulit bukan untuk merawat gigi bayi, Anda hanya butuh kesabaran dan telaten memberikan bimbingan pada anak. Tentu hal yang mudah, jika Anda dan pasangan juga menerapkan kebiasaan gosok gigi, seperti sebelum tidur dan setelah makan.

Be Sociable, Share!

Tinggalkan Balasan