Fenomena Bayi Kerdil yang Harus Anda Ketahui Penyebab serta Pengobatannya

Fenomena Bayi Kerdil yang Harus Anda Ketahui Penyebab serta Pengobatannya

Tidak semua orang terlahir dengan sempurna. Setiap orang memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing. Salah satu kelainan yang harus Anda ketahui adalah dwarfisme dimana sesorang memiliki tubuh pendek dengan ciri tertentu. Lantas bagaimana mengetahui seorang bayi kerdil dan mengapa bisa mengalami pertumbuhan dengan tinggi badan tidak seperti umumnya. Simak uraiannya berikut.

Fenomena Bayi Kerdil yang Harus Anda Ketahui Penyebab serta Pengobatannya

Ketahui Apa Itu Dwarfisme

Sebelum mengetahui apa penyebab dwarfisme atau bayi kerdil, hendaknya Anda memahami seperti apa kelainan yang satu ini. Dwarfisme merupakan kelainan secara fisik yang membuat seseorang memiliki tubuh begitu pendek. Penyakit yang satu ini bisa dikarenakan genetik atau displasia skeletal dimana tulang tumbuh secara abnormal dan menjadi tidak proporsional. Dwarfisme sendiri dibedakan menjadi dua yaitu:

  • kekerdilan proporsional, tubuh yang kerdil secara proporsional dimana semua tulang dan bagian tubuh tumbuh dengan ukuran yang sama.
  • kekerdilan tidak proporsional, dimana ukuran sebagian tubuh kerdil dan sebagian lainnya bisa tumbuh sesuai rata-rata atau melebihi rata-rata.

Mengapa Dwarfisme Bisa Terjadi? Ini Penyebabnya

Penyebab dwarfisme sendiri bisa disebabkan oleh banyak faktor, dimana salah satunya adalah turunan dari gen orang tua. Namun kebanyakan dikarenakan oleh adanya mutasi spontan sel telur atau sperma yang terjadi sebelum pembuahan. Selain itu, fenomena bayi kerdil bisa juga disebabkan oleh adanya dua kelainan yaitu pada achondroplasia dan defisiensi hormon pertumbuhan. Sayangnya penyebab pasti kelainan ini tidak bisa diketahui.

Akibat dari Tubuh Kerdil

Ternyata kelainan bayi kerdil ini juga bisa mengakibatkan banyak hal, diantaranya adalah sebagai berikut:

  • Kemampuan motorik yang melambat sehingga berjalan ataupun duduk menjadi kesulitan.
  • Hilang pendengaran karena adanya infeksi telinga yang terjadi secara terus-menerus.
  • Kesulitan bernafas.
  • Arthritis.
  • Gigi yang tumbuh berantakan.
  • Kelebihan berat badan.

Deteksi Dini Dwarfisme

Anda yang ingin mendeteksi dini kelainan ini pada si kecil bisa menempuh cara seperti dengan mendiagnosis menggunakan sinar X serta pemeriksaan fisik. Melakukan diagnosis achondroplasia, displasia spondyloepiphyseal, dan diastrophic dysplasia melalui uji gen. Hal ini akan sangat membantu Anda dalam memberikan pencegahan serta pengobatan yang tepat bagi penderita dwarfisme

Langkah Pengobatan yang Bisa Anda Tempuh

Anda yang khawatir mengenai kelainan bayi kerdil ini, bisa menempuh beberapa cara untuk menyembuhkannya. Mulai dari mendiagnosis dan menjalani pengobatan sejak dini. Meningkatkan asupan hormon pertumbuhan. Apabila kelainan fisik ini menyebabkan terjadinya komplikasi medis beberapa langkah yang bisa Anda lakukan adalah dengan operasi jika terjadi kelainan pada bentuk tubuh seperti bibir sumbing, pemasangan shunt yang berguna untuk mengalirkan kelebihan cairan dan meringankan tekanan yang ada pada otak, dan melakukan pembedahan untuk menghilangkan amandel serta pembedahan guna memperlebar tulang belakang bagian kanal.

 

Be Sociable, Share!

Tinggalkan Balasan