Gejala, Penyebab, dan Diagnosis Pertumbuhan Anak Lambat

Jika pertumbuhan anak Anda tidak normal untuk usianya, mungkin mereka mengalami pertumbuhan lambat. Anda mungkin menemukan hal itu sendiri atau dokter mungkin melihatnya saat pemeriksaan kesehatan rutin. Pertumbuhan lambat dapat terjadi karena kondisi kesehatan tertentu. Pada beberapa kasus, pengobatan dini dapat membantu mereka mendapatkan tinggi badan yang normal atau hampir normal.

Gejala Pertumbuhan Lambat

Tergantung penyebab keterlambatan pertumbuhan anak Anda, gejala-gejala yang timbul mungkin seperti berikut ini:

  • Jika disebabkan oleh lambung atau penyakit usus, mereka mungkin akan mengalami BAB darah, diare, sembelit, muntah, atau mual.
  • Jika mereka mengalami semacam dwarfisme, ukuran lengan atau kaki mereka mungkin di luar proporsi normal tubuh mereka.
  • Jika tingkat GH (hormon pertumbuhan) rendah, itu dapat mempengaruhi pertumbuhan wajah mereka, menyebabkan anak Anda terlihat muda namun abnormal.
  • Jika rendahnya tingkat hormon tiroksin menyebabkan pertumbuhan anak lambat, mereka mungkin akan kehilangan energi, mengalami sembelit, kulit kering, rambut kering, dan tubuhnya sulit tetap hangat.

Penyebab Pertumbuhan Lambat

Pertumbuhan anak lambat dapat disebabkan oleh berbagai faktor, di antaranya:

Diagnosis Pertumbuhan Lambat

Dokter anak Anda mungkin akan mulai dengan mempelajari rekam medis secara terperinci. Mereka akan mengumpulkan informasi tentang riwayat kesehatan anak dan keluarga, seperti:

  • kehamilan ibu kandung
  • panjang dan berat badan anak saat lahir
  • tinggi badan anggota keluarga yang lain
  • informasi tentang anggota keluarga yang lain yang pernah mengalami pertumbuhan anak lambat

Pada beberapa kasus, dokter mungkin akan meminta anak Anda untuk rawat inap di rumah sakit untuk pengujian darah karena sekitar dua-pertiga dari produksi hormon pertumbuhan (GH) terjadi pada saat anak Anda tidur.

Pengobatan untuk Pertumbuhan Lambat

Pengobatan anak Anda akan ditentukan oleh faktor penyebab pertumbuhan lambatnya. Dengan mengatasi penyebabnya diharapkan dapat membantu mereka mulai tumbuh secara normal.

Sebagai contoh, jika anak Anda didiagnosis mengalami defisiensi GH, dokter mungkin akan menyarankan untuk memberi mereka suntikan GH di rumah. Dokter mungkin akan meminta Anda untuk menyuntikkannya tiga kali per minggu atau paling sering sehari sekali. Perawatan ini kemungkinan akan berlangsung selama beberapa tahun seiring dengan masa pertumbuhan anak Anda.

Be Sociable, Share!
 Gejala, Penyebab, dan Diagnosis Pertumbuhan Anak Lambat

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *