Hal-Hal yang Harus Diperhatikan Ibu Hamil Agar Bayi Cerdas

Kecerdasaran seorang bayi sebenarnya dipengaruhi oleh banyak faktor. Sejumlah hal yang berasal dari luar tubuh bisa mempengaruhi perkembangan otak bayi. Kondisi ini tidak jarang memiliki efek serius terhadap kualitas hidup bayi di masa depan. Sebagai orang tua, Ibu hendaknya tahu hal-hal apa saja yang perlu diperhatikan. Berikut ini hal-hal yang harus diperhatikan ibu hamil agar bayi cerdas.

Usia Ayah dan Ibu

Usia orang tua yang terlalu tua saat memiliki anak ternyata beresiko terhadap perkembangan otak si bayi. Sejumlah penelitian menyebutkan usia orang tua berhubungan dengan rendahnya tingkat kecerdasan anak dan naiknya resiko anak lahir autis. Jadi agar bayi cerdas Anda harus dalam usia masih muda.

Kelahiran prematur

Pada penelitian yang diterbitkan dalam jurnal Pediatrics, disebutkan jika bayi yang lahir pada usia 37 minggu dan 38 minggu ternyata memiliki nilai membaca lebih rendah dibanding dengan bayi yang lahir pada usia 39-41 minggu.

Kekurangan Nutrisi

Nutrisi wajib seperti kalsium, zat besi, yodium dan vitamin yang tidak mencukupi ternyata bisa menyebabkan ketidakmampuan belajar, keterlambatan bahasa, masalah perilaku, tertundanya perkembangan motorik keterampilan serta IQ yang cenderung rendah.

Sementara kekurangan asam folat bisa menyebabkan tabung saraf bayi tidak mampu menutup dengan benar, sehingga jaringan otak dan sumsum tulang belakang bayi tidak berkembang dengan baik.

Kekurangan vitamin D

Vitamin D ternyata juga membantu dalam perkembangan otak bayi selama masa kehamilan. Kekurangan vitamin ini ternyata bisa menyebabkan rendahnya kemampuan bahasa anak saat di sekolah nanti. Vitamin D secara alami bisa diperoleh dari sinar matahari. Wanita hamil disarankan berjemur di bawah sinar matahari sekitar 10-15 menit di pagi hari.

Obat

Sudah jadi hal wajib, wanita hamil sebaiknya memang menghindari konsumsi obat dalam bentuk apapun. Kecuali atas persetujuan dan konsultasi dokter ahli.

Stres dan Kondisi Mental Ibu

Stress yang dialami ibu ternyata berpengaruh terhadap bayi yang dikandungnya. Sebuah studi menunjukkan bahwa seorang ibu yang mengalami stres selama kehamilan dapat meningkatkan risiko kerusakan otak bawaan pada bayi.  Selain stress, kondisi mental ibu juga sangat berpengaruh terhadap bayi yang dikandung.

Rokok, Alkohol, Narkoba dan lain-lain

Pada orang yang sehat saja, hal-hal di atas harus dihindari. Apalagi bagi ibu hamil. Zat-zat tadi langsung atau tidak pasti berpengaruh terhadap perkembangan bayi, baik secara fisik maupun perkembangan otaknya.

Toksoplasmosis

Bagi ibu hamil, efek taksoplasma tidak terlalu tampak. Tapi bagi bayi ternyata dapat menimbulkan keterbelakangan mental, epilepsi, kebutaan atau gangguan pendengaran dan mental pada bayi. Infeksi toksoplasmosis dapat terjadi melalui kotoran kucing dan makan daging atau telur mentah.

Sifilis dan herpes genital dan Penyakit menular lainnya

Sifilis dapat menyebabkan komplikasi parah pada otak, mata, tulang, kulit dan hati bayi yang baru lahir. Sedangkan Herpes genital adalah infeksi yang ditularkan ke bayi saat melahirkan, yang dapat menyebabkan penyakit dan kerusakan otak parah jika tidak segera diobati. Ketika herpes menular ke janin , akan menimbulkan gangguan otak , mata dan kulit.

 Hal-Hal yang Harus Diperhatikan Ibu Hamil Agar Bayi Cerdas

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *