Informasi Dunia Kehamilan Seputar Morning Sickness

Ibu hamil akan mengalami gejala atau tanda, biasanya pada waktu minggu awal kehamilan. Gejala umum yang sering dialami adalah morning sickness yaitu gejala berupa perasaan mual, muntah dan pusing. Ada banyak pertanyaan seputar morning sickness, dalam artikel dunia kehamilan ini kita akan membahas seputar gejala atau tanda morning sickness ibu hamil.

Apakah Morning Sickness Mempengaruhi Kesehatan Janin?

Gejala morning sickness mungkin bisa membuat Anda tidak nyaman bekerja atau melakukan kegiatan sehari-hari. Kadang gejala ini menjadi tekanan dan mempengaruhi kesehatan ibu itu sendiri. Bahkan tidak jarang, akibat gejala ini mempengaruhi hubungan dengan pasangan dan menyebabkan depresi.

Dalam dunia kehamilan morning Sickness tidak akan mempengaruhi kondisi janin di dalam perut, dengan catatan ibu hamil tetap makan dan minum yang mengandung nutrisi dibutuhkan. Gejala ini wajar saat kehamilan dan lambat laun akan hilang dengan sendirinya.

Morning sickness yang paing parah disebut dengan istilah hyperemesis gravidarum (HG),ditandai dengan muntah terus menerus, merasakan sakit saat makan atau minum. Akibatnya ibu akan mengalami penurunan berat badan. Jika mengalami gejala tersebut sebaiknya segera periksa ke dokter agar bisa diatasi segera mungkin, karena jika didiamkan bisa mempengaruhi kesehatan janin di dalam kandungan.

Apa Penyebab Morning Sickness?

Morning sickness diperkirakan karena terjadi perubahan hormone saat memasuki minggu awal masa kehamilan. Lebih jelasnya berikut adalah faktor yang bisa menyebabkan mual dan muntah pada waktu hamil:

Baca Juga: 4 Tips Bayi Sehat Dalam Kandungan Agar Lahir Sempurna

  • Meningkatnya hormone progesterone, akibatnya terjadi pergerakan usus kecil, kerongkongan dan perut sehingga menyebabkan mual.
  • Meningkatnya hormone chorionic gonadotropin, yang mengakibatkan rasa mual dan muntah.
  • Kekurangan vitamin B6
  • Meningkatnya sensitive terhadap bau
  • Perasaan gelisah dan stress.

Lamanya waktu terjadinya gejala ini berbeda-beda. Ada yang hanya sebentar, namun ada juga yang bertahan lama bahkan sampai 9 bulan.

Bagaimana Cara Menangani Morning Sickness?

Morning Sickness bisa menyebabkan dehidrasi, oleh sebab itu usahakan minum air putih dan hindari minum minuman dingin, manis atau minuman yang mengeluarkan aroma tajam.

Hindari makanan yang membuat mual, Pilih makanan yang sudah dingin, karena makanan yang sudah dingin cenderung tidak mengeluarkan bau ketimbang makanan yang masih panas. Makan makanan ringan yang sheat, seperti: biscuit, roti dsb.

Coba konsumsi minuman atau makanan yang mengandung jahe atau bisa mengkonsumsi suplemen dari bahan jahe. Karena kandungan yang terdapat pada jahet bisa mengurangi gejala morning sickness. Selain itu usahakan ibu hamil tidak terlalu lelah dan cape. Istirahatlah yang cukup dan gunakan pakaian yang nyaman.

Jika gejala morning sickness semakin parah segera periksa ke dokter agar dapat ditangani dengan cepat. Itulah informasi seputar dunia kehamilan, khususnya mengenai gejala saat hamil atau morning sickess. Semoga artikel ini bermanfaat!

Be Sociable, Share!
 Informasi Dunia Kehamilan Seputar Morning Sickness

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *