Jenis-jenis Trauma Melahirkan dan Cara Mengobatinya

Banyak wanita yang memilih tak mengandung kembali, karena mengalami trauma melahirkan. Hal-hal semacam ini juga tak kalah parah dibandingkan dengan sindrom baby blues. Dimana beberapa wanita yang tengah hamil mengalami ketakutan terhadap buah hati mereka sendiri. Sehingga tidak mau memegang ataupun melihat bayi yang sudah dilahirkan. Dalam kondisi yang lebih parah beberapa ibu bahkan tega membunuh bayi yang dilahirkannya sendiri tersebut.

Trauma terhadap kelahiran ini bentuknya memang sangat banyak, seperti perasaan cemas atau bahkan sering kali mengalami mimpi buruk, hingga memasuki beberapa bulan pasca melahirkan. Sehingga membuat sebagian diantara wanita mengalami stress hingga memutuskan untuk tidak memiliki anak kembali. Trauma memang merupakan gangguan psikologis yang akan sulit untuk dihilangkan. Bahkan bagi sebagian orang trauma inilah yang akan membuat ketahuan terdalam hingga berujung pada kematian.

Namun jangan takut, karena trauma melahirkan ini sebenarnya bisa diatasi dengan sangat mudah, berikut ada beberapa cara untuk mengobatinya, yaitu:

  1. Trauma takut melahirkan cesar, semua wanita tentunya ingin menempuh cara kelahiran normal, karena akan membuatnya menjadi sempurna dalam menjadi orang tua. Namun tak bisa dipungkiri juga bahwa ada beberapa kondisi yang justru mewajibkan mereka harus lahirkan buah hati dengan jalan cesar, seperti kondisi minus yang tinggi atau kelahiran sebelum waktunya yaitu prematur. Bagi yang memiliki ketakutan akan hal ini maka bisa memperbanyak informasi mengenai kelahiran secara cesar agar tak takut lagi. Persepsi-persepsi salah bisa dihindari.
  2. Takut melakukan hubungan seks kembali pasca melahirkan, ada masa dimana sebenarnya pasangan suami istri sudah bisa menjalani hubungan seksual secara normal. Karena kondisi vagina sudah rapat kembali. Namun sebagian wanita merasa tetap sakit seperti halnya melahirkan. Hal ini biasa diatasi dengan membiasakan diri.
  3. Takut melahirkan secara normal kembali, karena rasa sakit yang pernah dialami dari kelahiran normal sebelumnya, beberapa wanita bahkan merasa takut untuk melahirkan normal kembali, namun satu hal yang harus diketahui bahwa prosesi melahirkan normal yang pertama agaknya akan berbeda dengan yang kedua, proses kelahiran kedua umumnya akan jadi jauh lebih mudah.
  4. Diganggu dengan mimpi buruk pasca melahirkan, hal ini juga sering kali dialami oleh para wanita selepas melahirkan, mimpi buruk bahkan tak hanya datang sekali atau dua kali saja. sehingga membuat beberapa wanita takut untuk tidur. Caranya adalah dengan berbagi jam tidur, gantian, sehingga nantinya suami bisa memantau ketika Anda tengah mimpi buruk kemudian membangunkan.

Tak perlu khawatir, trauma melahirkan ini sebenarnya juga bisa dihilangkan salah satunya adalah dengan cara konsultasi, lakukan konsultasi dengan dokter psikologis, beberapa macam terapi seperti hypnotherapy agaknya bisa membantu Anda.

 

 Jenis-jenis Trauma Melahirkan dan Cara Mengobatinya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *