Jika Bayi Sungsang, 2 Cara Ini Jadi Opsi agar Posisi Janin Kembali Normal

Kondisi bayi yang posisinya terbalik atau yang disebut dengan bayi sungsang ini membuat proses kelahiran memiliki resiko yang lebih tinggi dan hal tersebut tidak hanya bisa membahayakan janin namun juga membahayakan nyawa sang ibu. Di usia kehamilan 36 minggu harusnya posisi kepala janin sudah berada di bawah sehingga aman untuk dilahirkan sebab kepala bayi yang keluar lebih dahulu bisa membuka jalan kelahiran anak agar lebih mudah.

Ada 3 jenis posisi sungsang pada bayi yaitu:

  • Frank breech yaitu pantat bayi berada di posisi bawah serta kaki bayi lurus berada di depan tubuh bayi dan dekat dengan kepala bayi.
  • Complete breech yaitu posisi pantat bayi ada di posisi bawah sedangkan kaki bayi menekuk dekat ke bagian pantat bayi.
  • Incomplete breech yaitu satu kaki ada di bagian bawah dan kepala bayi ada di bagian atas.

Ketika mengetahui posisi bayi dalam kondisi sungsang, maka ada 2 cara yang biasanya dilakukan agar posisi bayi sungsang kembali ke posisi normal. Pertama adalah external cephalic version atau ECV. Para dokter menyarankan untuk melakukan ECV untuk mengubah posisi agar kepala berada di bagian bawah di usia kehamilan 36-38 minggu. Akan tetapi, ECV hanya disarankan jika Anda mengandung 1 bayi dan kondisi normal. Cara ini tidak disarankan jika Anda mengalami kehamilan kembar, ada masalah di plasenta ataupun kelainan di sistem reproduksi.

Baca Juga: Perkembangan Janin Pada Masa Kehamilan Trimester Ketiga

ECV ini dilakukan dengan tujuan untuk memberikan tekanan yang kuat pada perut dengan menggunakan tangan sehingga posisi bayi berubah dengan bagian kepala berada di bawah. Saat melakukan ECV dibutuhkan USG untuk bisa mengetahui posisi dari bayi tersebut dan cara ini dilakukan saat mendekati waktu kelahiran. Jika saat proses ECV terjadi hal yang tidak diinginkan, maka cara ini akan dihentikan dan proses kelahiran dilakukan dengan cara caesar. Walaupun kemungkinan berhasil lebih besar apalagi jika cairan ketuban masih banyak, namun jika terjadi kegagalan bisa menyebabkan komplikasi misalnya kantung ketuban pecah terlalu cepat, kelahiran prematur, perubahan denyut jantung bayi ataupun abrupsio plasenta.

Kedua adalah dengan olahraga. Olahraga yang bisa mengubah posisi bayi sungsang kembali normal, diantaranya yaitu:

  • Breech tilt:
  • Berbaringlah lebih dahulu di lantai dan taruh kedua kaki di atas kursi.
  • Letakkan bantal di bawah pantat sehingga posisi membentuk sudut 45o dengan lantai.
  • Tenang dan diam selama 15 menit atau sampai merasa tidak nyaman.
  • Berjalan kurang lebih 30 menit setiap harinya saat kehamilan terjadi.
  • Posisi lutut-dada:
  • Berlutut di lantai dan tempatkan kepala/dahi ke lantai atau posisi sujud.
  • Agar lebih nyaman, gunakan bantal di bagian lutut.
  • Pertahankan posisi sekitar 15 menit dan lakukan 3x sehari.

 

Be Sociable, Share!
 Jika Bayi Sungsang, 2 Cara Ini Jadi Opsi agar Posisi Janin Kembali Normal

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *