Kenali Makanan yang Baik dan Perlu Dihindari Oleh Ibu Menyusui

Setelah melalui masa melahirkan yang mendebarkan, tentu kehadiran buah hati menjadi obat mujarab menghilangkan rasa sakit dan kekhawatiran selama proses persalinan. Sejak kali pertama melihat dunia, buah hati perlu asupan ASI untuk mendapatkan suntikan imunitas alami tubuhnya. Menjadi ibu menyusui tentu menawarkan beragam pengalaman menarik setiap harinya, dan menjadi bentuk kesempurnaan peran seorang ibu. Memberikan susu formula ataupun ASI memang bisa dijadikan pilihan salah satu sesuai dengan kondisi dan kebutuhan si kecil.

Makanan yang Direkomendasikan saat Menyusui

Apabila mampu memberikan ASI secara penuh, baik pada masa enam bulan pertama dan berlanjut sampai anak menginjak usia 2 tahun. Tentunya ibu memerlukan asupan nutrisi yang tepat dan beberapa makanan berikut direkomendasikan untuk dikonsumsi:

  • Konsumsi beras merah dan gandum utuh,

Makanan yang menjadi sumber karbohidrat menjadi asupan penting bagi ibu yang tengah menyusui supaya lebih sehat dan produksi ASI semakin lancar. Karbohidrat bisa diperoleh dari makanan pokok seperti nasi.

Namun, bagi ibu yang ingin memiliki ASI yang lancar atau bahkan bisa menyimpan stock ASI yang lumayan. Sekiranya beri alternatif asupan makanan yang tidak hanya mengandung karbohidrat namun juga kaya akan serat. Serat sangat baik bagi kesehatan pencernaan dan mampu membantu peningkatan produksi ASI secara alami. Adapun bahan makanan yang dianjurkan untuk memenuhi kebutuhan serat dan karbohidrat adalah gandum utuh dan juga beras merah.

  • Asupan protein dari telur dan ikan,

Protein juga menjadi asupan penting bagi ibu menyusui yang ingin memberikan ASI yang berlimpah sekaligus berkualitas. Asupan sang ibu akan mempengaruhi kandungan nutrisi pada ASI yang dihasilkan dan bisa dimanfaatkan untuk perkembangan tubuh bayi. Protein akan membantu perkembangan sel-sel otak dan syaraf si kecil sehingga bisa meningkatkan kemampuan tumbuh kembangnya. Konsumsi telur bisa membantu memenuhi kebutuhan protein yang sehat dan alami.

Sebutir telur segar juga diperkaya dengan vitamin D yang baik untuk membantu pertumbuhan dan kekuatan tulang. Usahakan selektif memilih telur yang berkualitas supaya di dalamnya juga terkandung DHA dan juga asam esensial. Selain telur, sumber asupan protein dan DHA juga bisa diperoleh dari ikan segar, terutama ikan dengan warna daging kemerahan. Seperti ikan salmon yang diperkaya dengan banyak nutrisi yang ternyata tidak hanya bermanfaat bagi ibu yang menyusui namun juga kepada buah hati yang menyerap ASI.

Baca Juga: Manfaat Penting Pemberian ASI Eksklusif Bagi Ibu Menyusui

  • Konsumsi buah dan juga sayuran,

Semasa menyusui dan terutama beberapa hari setelah persalinan, biasanya ibu akan mengalami kontipasi yang mengganggu kenyamanan. Disarankan bagi ibu yang akan menyusui si kecil memperbanyak konsumsi makanan kaya serat. Sehingga membantu memperlancar sistem pencernaan dan juga menyehatkannya supaya bebas kontipasi maupun diare. Pilihan makanan yang mendukung kebutuhan serat tinggi ialah konsumsi buah dan sayuran segar.

Adakah Makanan yang Harus Dihindari?

Sebagai ibu yang tengah sibuk menyusui, sudah tentu nutrisi yang masuk melalui makanan akan ikut diserap oleh si kecil. Selain memperbanyak makanan yang baik bagi keduanya, ibu menyusui juga perlu menghindari beberapa jenis makanan, diantaranya adalah:

  1. Sebaiknya menghindari minuman beralkohol sebab akan bertahan di tubuh sekitar 2-3 jam sehingga bayi beresiko menyerap alkohol tersebut.
  2. Hindari minuman berkafein sebab kafein yang ikut terserap pencernaan bayi akan membuat sistem pencernaannya bermasalah.
  3. Hindari ikan yang bermekuri, sebab bisa mengganggu tumbuh kembang bayi misal ikan makarel, kakap, todak, dan hiu.
Be Sociable, Share!
 Kenali Makanan yang Baik dan Perlu Dihindari Oleh Ibu Menyusui

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *