Kenali Penyebab Anak Batita Susah Makan

Berbeda dengan orang tua yang sudah punya banyak anak, sebagai orang tua yang baru memiliki anak kita biasanya dibuat cemas dan ketakutan ketika menghadapi masalah pada anak batita, bahkan yang sepele sekalipun. Sebagai contoh, ada saatnya anak susah sekali diberi makan. Setiap kali akan diberi makan, anak kadang-kadang menangis atau berlarian ke sana ke mari.

Ada banyak sekali faktor yang dapat menyebabkan anak batita susah makan. Salah satunya sakit. Bila terkena flu, anak biasanya sangat sulit makan, atau mungkin tidak mau makan sama sekali, bahkan sampai beberapa waktu setelah sembuh. Walaupun demikian, kita harus tetap memaksa mereka makan walaupun hanya sedikit saja.

Faktor berikutnya adalah jajanan. Anak yang sudah mengenal jajanan biasanya sulit diberi makan. Mengapa? Pada umumnya, anak batita sudah bisa memilih-milih makanan kesukaannya karena mereka sudah mengenal banyak rasa. Biasanya mereka lebih menyukai makanan atau jajanan yang mengandung penyedap rasa, seperti cemilan, makanan ringan, es krim, permen, dan sebagainya. Penyedap rasa ini sangat melekat pada memori anak dan membuat mereka ketergantungan. Namun, berhubung mereka belum mengerti efek samping dari penyedap rasa, akan percuma saja bila kita memarahi mereka ketika mereka hanya mau makan makanan atau jajanan berpenyedap rasa. Kita tidak bisa menyalahkan mereka karena itu salah orang-orang di sekitarnya yang memperkenalkan makanan tersebut kepadanya.

Bila anak sudah telanjur ketergantungan terhadap makanan tersebut, apakah kita dapat mengubah kebiasaan tersebut? Mau tidak mau kita “harus mengubahnya”. Lebih baik mereka menangis daripada sakit. Tangisan kecil tidak akan membuat mereka terbunuh, tapi belas kasihan kita (atau kelemahan hati) kita bisa. Kita sebaiknya tidak memenuhi semua permintaan anak batita menyangkut jajanan atau makanan berpenyedap rasa.

Baca Juga: Mengenal Lebih Banyak Fakta Makanan Bayi “Pure”

Kenali Menu Kesukaan Anak Batita Anda

Seperti halnya orang dewasa, anak batita pun memiliki makanan kesukaannya sendiri. Sebagai orang tua, Anda harus bisa memperhatikannya dengan saksama agar tahu mana yang disukainya, baik sayur-sayuran, buah-buahan, dan menu lainnya. Walaupun kelihatannya sepele, namun hal ini sangat penting agar orang tua dapat dengan mudah menyiapkan menu yang pasti disukai anak, sehingga otomatis akan dengan mudah dimakan oleh anak.

Selain menu, orang tua juga harus mengetahui rasa yang disukai anak batita mereka. Kebanyakan batita tidak menyukai rasa pedas, namun ada juga anak yang tidak mau makan kalau makanan mereka tidak ada rasa pedasnya. Selain pedas, anak juga biasanya tidak menyukai rasa pahit. Maka tidaklah mengherankan bila anak sulit makan obat atau jamu walaupun keduanya menyehatkan.

Demikianlah sedikit ilmu untuk mengubah kebiasaan makan anak dan mengatasi susah makan pada anak. Semoga bermanfaat.

Be Sociable, Share!
 Kenali Penyebab Anak Batita Susah Makan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *