Manfaat Menyusui Bagi Kesehatan Gigi Anak

Manfaat Menyusui Bagi Kesehatan Gigi Anak

Berdasarkan sebuah studi, bayi yang diberikan ASI eksklusif cenderung memiliki baris gigi yang sejajar  saat ia tumbuh dewasa. Namun, penggunaan botol dot mengancam potensi manfaat ASI ini. Padahal, manfaat menyusui itu sendiri sangat banyak, tak sekedar kandungan gizi yang ada pada ASI saja. Beberapa studi membuktikan bahwa menyusui mampu mengurangi risiko gigi berantakan (“tonggos”, tumpeng tindih, keluar dari jalur, gingsul) pada anak.

Manfaat Menyusui Bagi Kesehatan Gigi Anak

Perbedaan Gigi Pada Anak

Berbagai studi menegaskan ada berbagai perbedaan yang terjadi pada gigi anak. Hal ini dikarenakan bedanya perlakuan orang tua dalam menyusui sang buang hati, ada yang menyusui dengan ASI eksklusif dan ada juga yang menggunakan botol dot. Ada beberapa penelitian pada 1.300 anak mengenai cara menyusui di usia 3 bulan, 1 tahun, dan 2 tahun. Selain itu juga diteliti seberapa sering anak menggunakan dot, baik selama 3 bulan, dan 1 – 4 tahun. Hasilnya, ada sekitar 40% anak menggunakan dot selama 4 tahun lamanya.

Dianjurkan kepada ibu untuk menyusui buah hati nya selama kurang lebih 6 bulan. Mengapa demikian? Sudah banyak dijumpai, gigi anak berusia 5 tahun tidak rata bahkan sudah mengalami gangguan pada rongga mulutnya. Sehingga, ketentuan tersebut bertujuan agar risiko gigi tidak rata pada anak berkurang hingga 72%.

Manfaat bagi anak yang menyusui ASI eksklusif akan terhindar dari risiko gigi tidak rata termasuk perkembangan yang baik pada struktur orofacial seperti susunan otot dan pernafasan hidung yang baik. Perlu Anda ketahui, apabila seorang anak menyusui menggunakan dot dapat meningkatkan risiko maloklusi.  Selain baik untuk kesehatan gigi anak, secara tidak langsung rahang dan lidah bayi mengalami pergerakan yang mampu membantu perkembangan rongga mulut.  Hal ini membuat bayi melatih rahangnya selama proses menyusui.

Penyebab Gigi Tak Rata

Studi menemukan bahwa beberapa anak yang disusui langsung dan juga menggunakan dot cenderung memiliki gigi yang tidak rata. Mengapa demikian? Tak jarang dijumpai anak berusia 3 bulan sudah dilepas oleh sang ibu untuk minum susu dengan botol dot atau bermain empeng. Padahal, sangat dianjurkan seorang anak menyusui ASI eksklusif selama 6 bulan lamanya guna mengurangi risiko gejala kematian pada bayi atau biasa disebut SIDS.

Menghisap memang merupakan salah satu kegiatan yang nyaman bagi bayi. Tak peduli menghisap apapun itu, bayi akan cenderung memasukkan barang tersebut ke dalam mulutnya. Sebisa mungkin, sebagai orang tua Anda perlu membatasi penggunaan dot dan empeng. Sekedar informasi, dot tidak diperlukan oleh anak yang telah menginjak usia 6 – 12 bulan. Pada usia tersebut, orang tua mulai melakukan proses penyapihan supaya gigi anak menjadi kuat dan rapi.

Be Sociable, Share!

Tinggalkan Balasan