Memulai Mpasi Bayi Usia 6 Bulan dengan Tepat

Bayi berusia 0 hingga 6 bulan hanya memerlukan ASI ibu untuk memenuhi nutrisi yang diperlukannya. Namun saat ia menginjak 6 bulan lebih, maka diperlukan makanan pendamping sebagai tambahan nutrisi karena tubuh bayi yang juga semakin besar dan semakin memerlukan tenaga. Bagi ibu yang ingin memulai pemberian makanan pendamping asi bagi bayinya, maka terlebih dahulu harus mengetahui beberapa point penting sebagai bekal dalam melakukan mpasi bayi.

Mpasi atau makanan pendamping ASI adalah makanan lunak yang diberikan sebagai pendamping pemberian ASI ibu. Jelas di sini bahwa asi tetap masih diperlukan bagi bayi sampai ia berumur 2 tahun. Namun karena tubuh bayi yang semakin besar maka diperlukan makanan tambahan untuk memperkenalkan sistem pencernaannya pada makanan selain ASI. Selain mpasi, ada juga susu formula yang dapat diberikan sebagai susu pendamping ASI jika ibu mulai ada kendala dalam menghasilkan air susu seperti sebelumnya.

Mpasi bayi dimulai dari makanan lunak seperti bubur cair namun tidak encer. Cirinya adalah ketika bubur di sendok maka ketika sendok dimiringkan, bubur tidak tumpah. Berikan 3 kali sehari dengan takaran 3-4 sendok makan bayi. Dapat diberikan bubur bayi instan yang sudah sesuai dengan standar makanan bayi ataupun dari biskuit bayi yang dihaluskan. Selain bubur, bayi juga dapat diperkenalkan dengan buah halus seperti pisang matang, pepaya atau buah lain yang halus tanpa tambahan bahan makanan lainnya.

Asi sebaiknya tetap diberikan di pagi dan malam hari atau di waktu lain sesuai dengan permintaan bayi. Namun jika ibu memiliki kesibukan, susu formula yang sesuai dengan usia bayi bisa diberikan ketika ibu tidak berada di rumah atau ketika ASI hasil pompa tidak mencukupi. Untuk pemberian air minum tidak ada pembatasan selama bayi menginginkannya. Namun sebaiknya tetap patuhi takaran pembuatan susu formula agar susu bayi tidak terlalu kental ataupun encer. Pada usia ini cukup berikan ASI atau susu saja sebagai pemenuhan kebutuhan air bayi dan bukan air putih atau air gula dan buah

Lakukan penimbangan berat badan bayi secara rutin untuk melihat perkembangan berat badan bayi. Jika bayi berada dalam status berat badan kurang maka penambahan takaran mpasi bayi bisa ditambah sesuai dengan anjuran dari petugas kesehatan. Namun jika sebaliknya berat badan bayi berada di atas berat bayi normal, maka Mpasi bisa dikurangi takarannya agar bayi tidak mengalami obesitas. Obesitas pada bayi dapat berlanjut hingga dewasa dan mengakibatkan gangguan kesehatan lainnya seperti diabetes. Setelah bayi berusia lebih dari 6 bulan, maka peningkatan takaran makanan dapat dilakukan dengan penambahan variasi rasa dari bahan makanan sehingga bayi memiliki adaptasi yang cukup baik pada sistem pencernaannya.

 

 Memulai Mpasi Bayi Usia 6 Bulan dengan Tepat

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *