Mengenal Ciri-ciri Bayi Obesitas

Di masyarakat kita masih banyak orang tua yang beranggapan bahwa bayi yang gemuk adalah bayi yang sehat. Padahal belum tentu juga karena bisa jadi itu merupakan ciri bayi obesitas. Jangan sampai hal ini terjadi karena pertumbuhan dan perkembangan si Kecil bisa terhambat jika mengalami obesitas. Tak hanya itu berbagai penyakit berbahaya pun bisa menyerang bayi dengan obesitas.

Bayi obesitas biasanya dipengaruhi oleh pola makan yang tidak sehat dan juga faktor keturunan, misalnya orang tua memiliki postur tubuh yang gemuk. Karena itu, sebagai orang tua, selain harus menjaga nutrisi pada asupan makanan bayi, Anda juga harus menjalankan pola makan yang sehat karena sangat besar kemungkinan Anda memengaruhi keturunan Anda.

Sebagai langkah awal untuk mencegah bayi obesitas, Anda harus mengenali ciri-cirinya di bawah ini.

Badan bayi terlalu gemuk

Coba bandingkan postur tubuh bayi Anda dengan bayi lain yang seusia dengannya. Coba perhatikan apakah ukuran tubuhnya abnormal atau jauh lebih besar daripada bayi lain seusianya. Bila iya, segera lakukan pemeriksaan untuk mengetahui apakah bayi obesitas atau tidak.

Obesitas pada bayi bisa diketahui juga dengan mengukur berat badan bayi Anda. Anda bisa membandingkan berat badan bayi ideal dengan berat badan bayi Anda. Jika bayi Anda memiliki berat badan jauh lebih berat daripada berat badan bayi ideal, maka kemungkinan besar bayi Anda mengalami obesitas.

Memiliki banyak lipatan pada tubuhnya

Obesitas pada bayi dapat diketahui juga dengan cara melihat lipatan di sekujur tubuhnya, terutama pada bagian leher, perut, dan paha. Bayi obesitas biasanya memiliki banyak lipatan pada tubuhnya, pipi yang sangat tembem, leher yang lebih pendek, dan postur tubuh yang tidak ideal.

Baca Juga:Tanda-tanda Gangguan Tumbuh Kembang Bayi

Memiliki pola makan yang berlebihan

Bayi obesitas memiliki pola makan dan porsi makan yang tidak wajar dan cepat merasa lapar. Bila bayi Anda memiliki pola makan berlebihan namun kurang aktif dan malah lebih pasif, besar kemungkinan dia sedang mengalami obesitas.

Pencegahan obesitas:

  • Menjaga berat badan ibu selama kehamilan

Timbanglah berat badan ibu secara teratur selama kehamilan. Jaga pola makan dan lakukan olahraga ringan secara teratur agar berat badan tidak melonjak karena ini akan berpengaruh pada berat badan janin.

  • ASI eksklusif

ASI merupakan nutrisi terbaik untuk bayi baru lahir hingga usianya 6 bulan. ASI juga bermanfaat dalam menurunkan risiko obesitas pada bayi. Pemberian ASI dapat dilanjutkan hingga usia bayi 2 tahun.

  • Mengontrol pemberian susu formula jika bayi tidak mendapatkan ASI

Jangan biarkan bayi Anda minum susu formula secara berlebihan karena bisa membuatnya kelebihan berat badan.

  • Pemberian MPASI secara tepat

Berikan MPASI dengan porsi yang tepat sesuai dengan jadwal makannya. Pemberian makanan selingan sebaiknya tidak berlebihan.

Be Sociable, Share!
 Mengenal Ciri-ciri Bayi Obesitas

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *