Mengenal Lebih dalam Tentang Kemampuan Motorik Anak Umur 1 Hingga 5 Tahun

Perlu diketahui jika masa pada anak di 5 tahun pertamanya adalah masa keemasan untuk perkembangan motorik anak karena ketika masa itu anak masih polos sehingga mudah ketika diarahkan. Perkembangan motorik sendiri merupakan proses pertumbuhan dan perkembangan dari kemampuan pergerakan pada anak yang berupa tindakan sehingga anak bisa memakai otot pada tubuhnya.

Secara umum, perkembangan motorik ini terdiri dalam 2 jenis yakni kemampuan motorik secara kasar yang merupakan berbagai gerakan dengan penggunaan tangan, kaki dan tubuhnya seperti berlari, merangkak dan melompat, serta motorik halus yang merupakan gerakan kecil memakai bagian tubuh lebih kecil. Untuk anak usia 1 sampai 5 tahun, berikut ini beberapa perkembangan motorik anak yang perlu Anda perhatikan:

  • Usia 1-2 tahun:
  • Motorik kasar: Merangkak, berjalan dan berdiri, berjalan cepat, cepat duduk agar tak jatuh, merangkak pada tangga, mendorong dan menarik benda, melempar bola hingga berdiri di kursi.
  • Motorik halus: Mengambil benda dengan telunjuk dan ibu jari, mengambil benda dengan membungkuk, menyusun balok menjadi menara, memakai kaos kaki, memutar tombol TV dan radio hingga mengupas pisang.
  • Usia 2-3 tahun:
  • Motorik kasar: Berjalan mundur, melompat di tempat, menendang bola, memanjat dan berdiri di kursi, bangun tanpa perlu berpegangan saat berbaring, berjinjit, mengayuh sepeda.
  • Motorik halus: Menggambar garis lurus, membuka gerdel, menggunting, menggenggam pensil, membuka tutup toples, mengancing baju dan memakai baju sendiri.

    Baca Juga: Nutrisi Bayi yang Membantu Perkembangan Otaknya

  • Usia 3-4 tahun:
  • Motorik kasar: Melompat memakai satu kaki, memakai siku dan bahu ketika melempar bola, menangkap bola yang besar, berdiri memakai tumit dan bisa mengendarai sepeda dengan roda 3.
  • Motorik halus: Menyendok cairan, membawa wadah tanpa menjatuhkannya, menggambar manusia dan menyendok cairan.
  • Usia 4-5 tahun:
  • Motorik kasar: Tetap seimbang saat berjalan, mampu menuruni tangga dengan langkah per langkah, bisa melompati selokan hingga selebar 0,5 meter dengan satu kaki, membuat belokan tajam, melempar bola hingga jarak 4 meter, dan memanjat tanggal ketika di lapangan bermain.
  • Motorik halus: Mampu memasukkan surat dalam amplop, memasukkan benang ke jarum, memakai gunting dengan baik, mengoles selai di roti, mampu menghafal angka dan abjad, serta mampu membawa secangkir kopi sendiri tanpa jatuh.

Itulah beberapa tahapan motorik anak secara umum dan normal pada usianya di 1 sampai 5 tahun. Meski memang dapat diakui jika kemampuan motorik pada anak berbeda-beda, namun secara umum ada di daftar tersebut. Untuk mengembangkan motoriknya, usahakan untuk memiliki waktu bermain dengannya. Anda juga bisa menggunakan media permainan yang mendidik sehingga otak anak bisa lebih bekerja dalam memanfaatkan mainan tersebut.

 

Be Sociable, Share!

Tinggalkan Balasan