Mitos Bayi Baru Lahir yang Sering Didengar dan Fakta Sanggahannya

Memiliki buah hati memang merupakan anugerah bagi setiap orangtua. Di masa modern seperti sekarang ini pun, tak sedikit dari kita yang masih mendengarkan hal-hal yang berkaitan dengan mitos bayi baru lahir. Biasanya sering kita dengar dari orang yang jauh lebih tua dari kita seperti orangtua atau mertua, kerabat bahkan tetangga. Sebagai orangtua yang menginginkan yang terbaik bagi buah hati, terkadang kita juga merasa dilematis. Jika kita harus menuruti mitos-mitos tersebut, kita mungkin keberatan. Namun jika tidak dituruti, tentu bisa saja kita menyinggung perasaan orang lain.

Daripada Anda berdebat, lebih baik sampaikan beberapa fakta yang masuk akal sebagai sanggahan atas mitos yang sering kita dengar:

  • Jika terlalu lama digendong maka bayi akan ‘bau tangan’.

Menggendong bayi terus akan membuatnya “bau tangan” dan minta digendong terus. Anggapan ini salah kaprah. Seorang bidan di Ontario, Kanada, menyatakan bahwa faktanya adalah merespon bagi dengan segera saat ia menangis justru akan membuatnya tidak kesal dan jadi lebih mudah menenangkannya ketika ia menangis. Ibu-ibu di negara maju malah bisa hampir seharian penuh menggendong anaknya dan tidak ada pengaruh apa-apa bagi sang buah hati kecuali ikatan (bonding) mereka yang justru semakin kuat.

  • Bayi bisa tidur nyenyak sebelum usia 3 bulan.

Fakta sanggahan dari mitos bayi ini adalah justru hingga usia 3 bulan, bayi belum dapat benar-benar tidur dengan nyenyak selama 8 jam. Selama 1-3 bulan, dalam waktu 24 jam, bayi bisa tidur antara 16-20 jam, namun biasanya jam tidurnya akan terbagi-bagi. Misal ia akan tidur selama 3 jam lalu terbangun dan bisa tidur lagi setelah beberapa jam. Baru setelah ia berusia 4-6 bulan, ia bisa membedakan siang dan malam sehingga bisa lebih nyenyak di malam hari.

  • Bayi yang diberi makanan padat usia 3-4 bulan akan lebih nyenyak.

Mitos ini benar-benar salah, karena justru memberikan makanan padat sebelum bayi berusia 6 bulan akan membuat pencernaan bayi terganggu dan bahkan bisa menyebabkan peristiwa yang fatal yaitu bayi tersedak dan bisa saja meninggal. Selain itu, ginjal bayi juga belum siap menerima cairan apapun selain ASI sehingga memaksakan memberi makanan padat atau minuman selain ASI akan membuatnya mengalami gangguan kesehatan bahkan obesitas.

  • Bayi baru lahir belum bisa melihat jelas.

Fakta untuk menyanggah mitos bayi ini sebenarnya bayi sejak ia lahir, selama ia tidak memiliki gangguan penglihatan, maka ia sudah dapat melihat dengan fokus dalam jarak pandang 20-30 cm, sehingga ia kemudian akan memberikan respons pada gerakan serta fokus pada wajah sang ibu. Jika ia tersenyum tipis saat melihat Anda, artinya ia mengenali Anda sebagai ibunya.

 

 Mitos Bayi Baru Lahir yang Sering Didengar dan Fakta Sanggahannya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *