MOTORIK ANAK YANG HARUS DILATIH

Tentu sebagai orangtua, Anda menginginkan perkembangan anak Anda bekerja secara optimal. Anda menginginkan dia seperti kebanyakan anak yang bisa melakukan semua hal dengan benar. Kemampuan ini tidak serta merta terjadi begitu saja. Harus ada proses yang anak Anda lalui. Rangsangan juga sangat dibutuhkan agar anak Anda mampu melakukan sesuatu dengan gerakan tahap demi tahap. Gerakan ini yang dinamakan motorik. Dan motorik anak yang harus dilatih mencangkup motorik kasar dan halus.

MOTORIK KASAR

Kalau bicara motorik kasar, semua anak yang fisiknya berkembang dengan baik akan mampu melakukannya, dengan catatan harus tetap dibantu orangtua atau orang sekitarnya. Gerakan yang melibatkan otot besar ini juga bisa dilihat dari usia anak tersebut dan berat badannya. Contohnya adalah kemampuan anak untuk berjalan, berlari, melempar, atau kegiatan apapun yang menggerakkan otot besar dalam tubuh.

Jadi semakin tua usia anak dan semakin bertambah berat badannya, kemampuan motorik kasar yang dimiliki anak semakin banyak. Tapi ketika anak-anak itu baru melakukan motorik kasarnya, seperti merangkak dan berjalan, sebagai orangtua, tentu saja kita tidak hanya memberikan rangsangan, tapi memberikan semangat padanya juga. Rasa kepedulian dan cinta akan membuatnya merasa didukung untuk mempelajari sesuatu hingga benar-benar tercapai.

Jangan pernah menyepelekan masalah ini, sebab banyak anak di luar sana yang tidak mampu untuk melakukan motorik kasar. Atau mereka mampu dengan jangka waktu yang panjang.

MOTORIK HALUS

Motorik anak yang harus dilatih satu lagi adalah motorik halus. Motorik ini lebih harus benar-benar dilatih dan diperhatikan lebih dalam karena melibatkan keterampilan fisik dengan otot kecil yang dihubungkan dengan mata dan tangan. Satu lagi, motorik halus ini juga mampu mengasah kecerdasan otak anak. Contoh dari motorik halus ini seperti bermain puzzle, meronce, menganyam, mengenal bentuk, menyusun balok, membuka-tutup resleting, memasukkan benda ke dalam lubang sesuai bentuk, dan sebagainya.

Rangsangan yang harus diberikan anak dilakukan secara rutin untuk mengasah kemampuan motorik halusnya, dengan melatih dan mengembangkan melalui kegiatan. Sebenarnya kegiatan ini sangat menarik bagi anak. Mereka akan merasa tertantang menyelesaikan tantangan di depan matanya. Peran orangtua sangat dibutuhkan di sini, yaitu mendampinginya dan mengarahkan apa yang sedang mereka kerjakan.

Tentu saja dalam proses melatih motorik halus akan ada kesalahan-kesalahan yang dilakukan si anak, Anda tetap harus memberinya pujian atas usaha yang sudah dilakukannya. Sentuh hatinya dan besarkan, bahwa melakukan kesalahan adalah proses untuk mencapai kebenaran. Lanjutkan kegiatan itu sambil terus Anda berada di sampingnya, mengajarkannya dengan sabar hingga mereka melakukan dengan baik dan benar.

Semoga ketika Anda sudah mengetahui motorik anak yang harus dilatih seperti pembahasan di atas, Anda semakin mendekatkan diri dengan anak.  Karena masa-masa seperti ini tidak akan terulang ketika mereka sudah tumbuh dewasa.

 MOTORIK ANAK YANG HARUS DILATIH

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *