Pantangan Makanan Ibu Menyusui

Memberikan ASI secara ekslusif merupakan anjuran bagi setiap ibu yang baru melahirkan. Kandungan pada air susu ibu tidak dapat dibandingkan dengan kandungan makanan lain atau susu formula, sehingga memberikan ASI secera ekslusif merupakah keharusan. Menyusui merupakan periode yang sangat penting dalam menjaga hubungan emosional antara si ibu dengan bayinya paska periode kehamilan dan melahirkan. Perkembangan mental dan psikologis si bayi sangat ditentukan oleh periode menyusui ini. Untuk itu, sang ibu harus pandai menjaga makanan dengan mengkonsumsi makanan yang benar-benar bergizi agar nutrisinya juga dirasakan oleh bayi melalui ASI. Makanan yang dikonsumsi sang ibu akan sangat mempengaruhi kualitas ASI yang dihasilkan. Terdapat beberapa pantangan makanan bagi ibu menyusui. Di antara pantangan-pantangan bagi ibu yang sedang memberikan ASI ekslusif akan dibahas sebagai berikut.

Makanan yang dikonsumsi ibu yang sedang menyusui dapat mengubah rasa ASI. Meski perubahan rasa tersebut tidak sepenuhnya ditolak oleh bayi, namun biasanya perlu waktu agak lama agar bayi dapat beradaptasi dengan perubahan rasa ASI sang ibu. Dalam beberapa kasus, bahkan bayi enggan menetek karena perubahan rasa ASI yang cukup drastis. Beberapa makanan dan minuman yang dapat merubah rasa ASI dan menjadi pantangan bagi ibu yang sedang menyusui adalah:

Baca Juga : Makanan Sehat untuk Ibu Menyusui

  1. Minuman Beralkohol

Alkohol yang dikonsumsi ibu menyusui dapat tersalurkan pada bayi melalui ASI. Alkohol dapat berdampak buruk bagi perkembangan saraf bayi. Dalam kadar yang lebih tinggi, alkohol akan menyebabkan bayi lebih mudah lemas dan gampang mengantuk. Bahaya alkohol yang paling rentan bagi ibu yang sedang menyusui adalah berkurangnya kadar atau jumlah ASI yang dihasilkan sang ibu.

  1. Minuman yang Mengandung Kafein

Minuman berkafein seperti kopi, teh, dan minuman bersoda sebaiknya dihindari selama masa menyusui. Kafein yang dikonsumsi sang ibu akan tersalurkan pada bayi melalui ASI sehingga bayi akan susah tidur bahkan terkena insomnia. Imbasnya, bayi akan mudah rewel dan sering stress. Pada kadar yang lebih tinggi, kafein dapat menyebabkan iritasi pada saluran pencernaan bayi.

  1. Seafood atau Makanan dari Laut

Ikan laut mengandung zat mercury yang dapat berakibat buruk terhadap perkembangan saraf bayi. Mercury yang terkandung pada ikan laut seperti tuna, kepiting, ikan hius, dll. dapat berpotensi menghambat perkembangan bayi sehingga proses pertumbuhan bayi tidak berjalan secara optimal.

Selain jenis-jenis dan zat yang terkandung pada makanan dan minuman sebagaimana dijelaskan di atas, masih banyak pantangan-pantangan makanan dan minuman lain yang sebaiknya tidak dikonsumsi oleh ibu menyusui.  Seperti obat-obatan yang mengandung zat kimia, produk olahan yang diperam dalam waktu lama seperti keju dan yogurt, hingga makanan-makanan yang mengandung gas seperti brokoli dan paprika yang berpotensi membuat perut jadi kembung. Ibu yang sedang menyusui juga dianjurkan untuk menghindari makanan yang mengandung sitrus, seperti lemon, jeruk, dan minuman kemasan yang mengandung bahan pengawet. Kesimpulannya, ibu yang sedang menyusui harus bijak dalam memilih makanan agar ASI yang dihasilkan benar-benar memberikan dampak maksimal bagi perkembangan bayi.

Be Sociable, Share!
 Pantangan Makanan Ibu Menyusui

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *