Pengaruh Gizi Buruk Pada Bayi dan Cara Mengatasinya

Memiliki bayi merupakan anugerah yang tak terkira bagi pasangan suami istri. Memenuhi kebutuhannya merupakan kewajiban yang harus dilakukan untuk menjaga kesehatan sang buah hati. Bayi yang masih sangat rentan dengan sistem organ tubuh yang belum sempurna memerlukan asupan gizi yang lengkap dan berimbang untuk menjaga kesehatannya. Jika salah satu unsur gizi yang diperlukan tidak tercukupi maka dapat mengakibatkan bayi mengalami gangguan gizi buruk yang dapat mengganggu tumbuh kembangnya.

Bayi yang mengalami kekurangan gizi akan berakibat pada proses tumbuh kembangnya sesuai dengan defisiensi yang dialaminya. Berikut ini beberapa gangguan yang dapat terjadi akibat kurangnya asupan nilai gizi tertentu

  • Kekurangan karbohidrat mengakibatkan berat badan bayi kurang dari berat badan normal.
  • Kekurangan protein, cirinya warna rambut memerah serta mudah rontok, badan kurus, mata sayu dan lainnya.
  • Kekurangan vitamin, balita kurang atraktif, dan mudah terserang penyakit infeksi.
  • Gangguan berbagai komponen gizi yang komplek dapat menyebabkan gangguan kesehatan yang lebih serius.

Cara mengatasi gizi buruk pada bayi dan balita adalah dengan cara meningkatkan asupan nutrisinya. Pada bayi yang masih menyusui maka perbaikan giai pada ibu menyusui harus segera ditingkatkan. Ibu yang sehat akan dapat menghasilkan air susu yang kaya gizi untuk bayinya. Sedangkan bayi yang sudah berusia lebih dari 6 bulan maka pemberian makanan pendamping ASI yang bergizi seperti beras merah, daging, hati, ikan, buah dan sayur dapat terus ditingkatkan.

Agar dapat menghindari kondisi tersebut, pemerintah telah membuat wadah-wadah pelayanan kesehatan khusus untuk ibu dan anak yaitu Posyandu. Posyandu akan ikut memantau perkembangan balita Anda agar tidak berada dalam garis berat badan kurang yang merupakan ciri utama kekurangan gizi. Dengan ikut secara aktif di posyandu diharapkan para ibu akan lebih cepat tanggap terhadap berbagai gangguan yang bisa menyerang balitanya serta mendapatkan informasi yang lengkap mengenai imunisasi serta pola makan yang baik bagi bayi. Posyandu telah beroperasi di setiap kelurahan bahkan RW secara mandiri sehingga lebih mudah dijangkau masyarakat hingga ke pelosok desa.

Itulah berbagai gangguan yang dapat terjadi jika bayi Anda mengalami kondisi gizi buruk akibat malnutrisi dan cara penanganannya. Diusahakan sebelum ibu memulai proses kehamilan terlebih dahulu melakukan cek kesehatan dan perbaikan kondisi nutrisi sehingga bayi saat masih dalam kandungan sudah dapat menerima nutrisi lengkap yang dibutuhkan. Dengan kondisi ibu yang sehat maka sejak dalam janin, bayi akan mendapatkan nutrisi yang dibutuhkannya sehingga kondisi kekurangan gizi dapat dihindari. Dengan pedoman 4 sehat 5 sempurna baik bagi ibu dan bayi diharapkan dapat meningkatkan nutrisi yang diserap sehingga menghasilkan tubuh yang sehat dan kuat dari serangan penyakit.

 

 Pengaruh Gizi Buruk Pada Bayi dan Cara Mengatasinya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *