Penyebab dan Cara Mengusir Trauma Melahirkan yang Dialami Oleh Wanita

Kehadiran anak merupakan satu hal yang ditunggu oleh semua pasangan dan keluarga. Tetapi terlepas dari kegembiraan dan euphoria yang ada dan dialami oleh bukan hanya pasangan tetapi juga kakek, nenek, tante, dan juga semua keluarga bayi yang baru lahir tersebut. Ada sedikit masalah yang bisa menjadi besar apabila tidak segera diatasi. Masalah tersebut adalah trauma melahirkan yang dialami oleh ibu dari bayi tersebut. Trauma setelah melahirkan sendiri adalah perasaan takut yang dapat dialami oleh wanita setelah melalui masa persalinan. Penyakit itu sendiri dikenal dengan nama PTSD atau Post Traumatic Stress Disorder.

Trauma tersebut sendiri disebabkan oleh beberapa hal seperti:

  • Proses saat melahirkan yang sakit dan juga lama. Sehingga menyebabkan wanita mengalami ketakutan untuk melahirkan dan juga merasakan rasa sakit yang sama.
  • Trauma karena melahirkan secara cesar umumnya akan lebih banyak dialami wanita karena lebih sakit daripada melahirkan secara normal.
  • Trauma karena mendapatkan perawatan rumah sakit yang tidak memuaskan. Sehingga ibu yang baru saja melahirkan mengalami hal tidak menyenangkan dan bahkan mendapatkan pelayanan buruk hingga terancam nyawanya.
  • Trauma juga bisa disebabkan karena bayi yang dilahirkan sakit dan butuh perawatan yang intensif untuk dapat sembuh seperti bayi umumnya.

Untuk gejala yang ditimbulkan dari trauma melahirkan tersebut adalah

  • Adanya perasaan takut dan tidak berdaya ketika mengingat pengalaman melahirkan yang pernah dialami.
  • Mengalami kilas-balik sebagai teror yang menyeramkan. Mendapatkan mimpi buruk dan juga dapat berhalusinasi yang berulang-ulang.
  • Sering mengalami serangan panik dan cemas apabila ada sesuatu hal yang mengingatkan pada saat melahirkan.
  • Tidak mau mengingat sama sekali mengenai kenangan yang ada dengan proses melahirkan. Termasuk tidak mau membicarakan hal tersebut dan disimpan sendiri.
  • Sulit tidur dan sulit berkonsentrasi, sekalinya tidur akan mengalami mimpi buruk.

Karena perasaan takut tersebut apabila dibiarkan dan tidak diobati, maka bisa menyebabkan beberapa hal berikut ini:

  • Takut hamil dan melahirkan kembali karena tidak ingin mengalami rasa sakit yang sama seperti sebelumnya.
  • Sangat takut untuk melahirkan secara cesar.
  • Tidak mau berhubungan seks dengan pasangan karena takut menyakiti alat vitalnya.
  • Tidak dapat menyusui anak yang baru dilahirkannya karena merasa sakit, air susu yang tidak keluar karena stress, dan juga karena tidak percaya diri.

Apabila trauma melahirkan ini tidak dianggap dengan serius oleh pasangan dan orang disekitarnya. Maka hal tersebut akan sangat berakibat pada keharmonisan rumah tangga dan juga hubungan anak dan ibunya. Biasanya ibu akan cenderung menjauhi anak karena tidak mau mengingat rasa sakit yang pernah dirasakan saat melahirkan. Hal tersebut juga akan mengganggu hubungan dan keharmonisan antara pasangan sehingga akan lebih baik untuk memberikan dukungan kepada ibu yang mengalami hal tersebut.

 

 Penyebab dan Cara Mengusir Trauma Melahirkan yang Dialami Oleh Wanita

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *