Perkembangan Anak Usia 24 – 36 Bulan: Kognitif

Secara Kognitif, Perkembangan Anak Usia 24 – 36 Bulan Biasanya Meliputi:

  • Dapat mengontrol buang air kecil dan buang air besar, tetapi kadang-kadang masih terjadi BAK dan BAB di celana (tidak disengaja)
  • Bermain dengan orang lain untuk jangka waktu yang singkat
  • Mulai belajar berpakaian sendiri
  • Ingin membantu orang tua
  • Mungkin memiliki teman khayalan
  • Tidak mau tidur siang tapi mungkin masih perlu tidur siang
  • Menjadi pemalu, mungkin mulai merengek dan mungkin menunda-nunda
  • Mungkin akan mudah menjadi agresif dan frustrasi
  • Mulai mengikuti aturan sederhana
  • Tidak menyukai perubahan
  • Mungkin menunjukkan beragam emosi dan dapat dengan cepat berubah emosi

Baca Juga : Pertumbuhan dan Perkembangan Anak Pada Usia 12 Sampai 24 Bulan

Tips Parenting untuk Perkembangan Anak Usia 24 – 36 Bulan dalam hal Kognitif

Berikut ini ide-ide yang disarankan untuk membantu perkembangan anak 2 sampai 3 tahun dalam keterampilan sosial dan memecahkan masalah:

  • Bermain sembunyikan binatang. Sembunyikan boneka binatang di bawah suatu benda. beri anak Anda petunjuk untuk membantunya menemukan boneka tersebut. ‘Di mana beruangnya? Dia ada di bawah suatu benda yang berwarna merah.’ Terus berikan petunjuk sampai dia menemukannya. Kemudian gantian dia yang menyembunyikan sesuatu dan Anda harus mencoba untuk menemukannya.
  • Jika Anda menjadikannya sebuah permainan, anak berusia dua sampai tiga tahun sangat baik dalam membantu Anda bersih-bersih. Jika ada sebuah buku yang tergeletak di lantai dan seharusnya ada di atas meja, tanyakan padanya, “Di mana buku ini seharusnya berada?”
  • Mempelajari warna saat mencuci. Membantu Anda menyortir cucian merupakan cara yang bagus untuk mempelajari warna. Pakaian biru dikumpulkan pada satu tumpukan,  dan pakaian putih pada tumpukan lain. Jangan lupa untuk berterima kasih kepadanya karena telah membantu Anda dengan mempelajari baik.
  • Bantu ia memahami perasaannya. Jika Anda mengajarkan anak Anda nama-nama emosi yang ia rasakan, ia akan lebih mudah menangani perasaannya. Jika Anda tahu anak Anda frustrasi, katakanlah, “Ibu lihat kamu sedang frustrasi, tapi sebentar lagi kamu akan baik-baik saja.”
  • Bermain bersama teman-teman. Ajaklah salah satu teman anak Anda untuk bermain di rumah Anda sebentar. Pastikan ada cukup mainan untuk dimainkan bersama. Jika cuacanya cerah, rencanakan untuk bermain dengan seorang temannya di taman bermain.
  • Mainkan permainan pasangan yang konyol. Saat anak Anda bersiap-siap tidur, ingatkan dia untuk “menyikat jari-jari kakinya”. Ketika Anda menyisir rambutnya, katakan padanya betapa Anda suka “menyisir lengannya”. Dia akan tertawa dan sibuk mengoreksi perkataan Anda dengan yang seharusnya.
  • Carilah huruf. Ketika Anda sedang berada di dalam mobil, di bus atau bahkan berjalan-jalan, Anda dapat mencari huruf pada papan nama toko, billboard, stiker, atau apa pun. “Ibu melihat huruf M besar berwarna kuning. Apa kamu juga melihatnya?”
Be Sociable, Share!
 Perkembangan Anak Usia 24 – 36 Bulan: Kognitif

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *