RAHASIA BUBUR BAYI DAN MPASI PABRIKAN

Saat Anda tidak memiliki banyak waktu untuk menyiapkan bubur bayi atau makanan pendamping ASI lainnya, makanan pabrikan bisa menjadi penyelamat pertama Anda. Proses penyiapannya yang cepat dan sederhana benar-benar menghemat banyak waktu Anda.

Di sisi lain, di tengah-tengah masyarakat kita berkembang anggapan bahwa bubur bayi dan MPASI pabrikan kurang sehat karena mengandung zat-zat aditif seperti pengawet, pewarna, dan penambah rasa. Benarkah?

Benarkah makanan bayi pabrikan cenderung gurih karena mengandung banyak MSG?

Berdasarkan Joint FAO/WHO Expert Committee on Food Additives (JECFA) tahun 1987, MSG digolongkan sebagai Acceptable Daily Intake (ADI) not specified. Ini berarti MSG dapat digunakan secukupnya yang diatur sesuai dengan cara produksi pangan yang baik. Ini juga berarti bila dikonsumsi setiap hari selama seumur hidup tidak akan menimbulkan risiko kesehatan.

Walaupun aman, MSG tidak diperkenankan untuk dikonsumsi oleh bayi berusia kurang dari 3 bulan. Oleh karena itu, tidak akan Anda temukan kandungan MSG pada makanan bayi kemasan yang sudah diseleksi BPOM dan Kodeks. Kalau pun ada tambahan seperti gula dan garam tetap ada aturannya.

Benarkah bubur bayi dan MPASI pabrikan bisa tahan lama karena mengandung zat pengawet? Jika iya, amankah untuk bayi?

Faktanya, bubur bayi dan MPASI buatan pabrik sama sekali tidak mengandung bahan pengawet. Makanan bayi ini diawetkan melalui teknologi freeze dry, yakni mengeringkan semua bahan sebelum diolah hingga memiliki kandungan air yang minimal, bahkan sampai nol. Dengan kondisi demikian, bakteri tidak akan bisa tumbuh dan hidup.

BPOM (Badan Pengawas Obat dan Makanan) dan Kodeks sudah mengatur hal ini. Bila mengandung pengawet, maka dipastikan makanan bayi pabrikan ini tidak akan mendapatkan izin untuk dipasarkan.

Setelah kemasan dibuka, berapa lama bubur bayi dan MPASI pabrikan dapat bertahan?

Setelah kemasannya dibuka, bubur bayi dan MPASI pabrikan harus segera dihabiskan dalam 2 minggu. Jika lebih, dikhawatirkan bakteri akan mulai masuk dan berkembang di dalamnya.

Simpanlah makanan yang sudah dibuka ke dalam wadah yang kedap udara dan tempatkan di tempat yang kering dan tidak lembap agar tetap higienis.

Benarkah klaim produsen makanan bayi bahwa produknya mengandung sayuran dan buah asli?

Itu benar. Lewat pengawasan ketat BPOM, produsen makanan bayi instan menggunakan bahan-bahan alami untuk produknya. Teknik pengolahan bahan makanan yang menjadi bahan utama dalam MPASI instan adalah teknik penepungan (milling), yaitu pengolahan bahan makanan dengan cara dihaluskan menjadi tepung atau bubuk. Jadi, bila memiliki rasa ayam, maka benar-benar berumber dari daging ayam asli. Bila mengandung ikan, maka dapat dipastikan menggunakan ikan asli.

Kenalkan makanan segar (fresh food)

Meskipun makanan bayi instan cukup membantu Anda memenuhi kebutuhan zat gizi bayi, namun Anda tetap harus mengenalkan anak pada makanan segar. Anda bisa mengenalkannya sejak pertama kali Anda mengenalkan makanan padat. Pengenalan makanan segar sejak awal akan direkam oleh bayi sehingga menghindarkannya dari menjadi pemilih makanan.

 RAHASIA BUBUR BAYI DAN MPASI PABRIKAN

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *