Seputar Pembahasan Motorik Anak

Setiap anak akan mengalami perkembangan sesuai dengan usia dan kemampuannya. Perkembangan anak yang harus diperhatikan oleh orang tua meliputi kecerdasan emosional, intelektual, komunikasi dan motorik. Dalam artikel ini kita akan membahas sepuatar kecerdasan motorik anak.

Yang dimaksud dengan perkembangan atau kecerdasan motorik adalah proses tumbuh kembang atau gerak anak. Pada dasarnya kemampuannya akan berkembang sejalan dengan kematangan otot dan syaraf anak. Setiap gerakan yang sederhana sekalipun, merupakan hasil dari pola interaksi yang kompleks dari bagian tubuh yang dikontrol oleh otak.

Kecerdasan motorik anak di bagi menjadi dua, yaitu motorik kasar dan halus. Kedua jenis motorik tersebut bisa tumbuh maksimal dengan memberikan rangsangan yang tepat untuk kecerdasannya. Lebih jelasnya simak pembahasan mengenai motorik kasar dan halus berikut ini:

Motorik Kasar

Motorik kasar merupakan gerakan tubuh yang menggunakan otot besar di sebagian besar atau diseluruh anggota tubuh. hal tersebut dipengaruhi oleh faktor usia perkembangan fisik dan berat badan anak. Contoh kemampuan motorik kasar adalah: duduk, jalan, berlari, berdiri, menendang, naik turun tang dsb.

Simulasi atau rangsangan untuk meningkatkan motorik kasar harus sesuai dengan usia anak. Misalnya pada saat usia bayi 0-3 bulan yang bisa dilakukan untuk melatih motorik halusnya adalah dengan meopang kepala karena saat usia tersebut bayi belum bisa melakukan sendiri karena otot lehernya belum kuat. Nah baru setelah kuat, bayi mampu mengangkat kepada dan dadanya dari lantai.

Baca Juga: MOTORIK ANAK YANG HARUS DILATIH

Cara untuk melatih motorik kasar saat usia bayi 0-3 bulan antara lain:

  • Letakkan bayi dengan posisi tengkurap. Lakukan beberapa kali agar ia terlatih.
  • Ajak bayi untuk mengangkat kepalanya. Simpan benda yang bisa menarik perhatian bayi tepat didepannya agar ia mau mengangkat kepalanya.
  • Baringkan bayi dalam posisi terlentang, kemudian bantu ia membalikkan posisi tubuhnya.

Motorik Halus

Motorik halus adalah kemampuan anak yang berhubungan dengan koordinasi antara mata dengan tangan. Agar kemampuan motorik halus lebih maksimal bisa dilatih dan dikembangkan melalui berbagai kegiatan dan rangsangan yang diberikan secara kontinyu dan rutin.

Contohnya jika usia bayi 0-3 bulan cara menstimulus motorik halusnya bisa dengan cara:

  • Saat bayi mengepalkan tangan, bisa buka kepalannya lalu sentuh jarinya satu persatu.
  • Berikan pijatan yang lembut pada jari-jari bayi lalu berikan mainan yang lembut dengan warna-warna yang mencolok. Berikan juga mainan yang bisa mengeluarkan bunyi.
  • Pegang jari-jari tangannya, lalu lakukan gerakan dengan menyilangkan tangan ke dadanya. Tujuannya agar kekuatan otot lengan atas, bahu dan bagian punggung atas lebih meningkat.

Demikian penjelasan mengenai motorik anak, khususnya mengenai cara memberikan stimulus motorik kasar dan halus agar kemampuan motoriknya meningkat. Semoga artikel ini dapat menambah informasi dan bermanfaat.

Be Sociable, Share!
 Seputar Pembahasan Motorik Anak

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *