Home Mom Serba-Serbi Cacar Monyet, Anda Harus Tahu!

Serba-Serbi Cacar Monyet, Anda Harus Tahu!

by Erin Nuzulia
cacar monyet 2

Cacar monyet merupakan penyakit menular yang sempat menjadi wabah beberapa waktu lalu. Cacar ini merupakan suatu penyakit yang disebabkan oleh virus yang berasal dari hewan, yakni hewan primata dan tikus yang menularkannya ke manusia. World Health Organization (WHO), yang merupakan badan kesehatan di dunia, menyebutkan bahwa cacar monyet ada pertama kali di dunia, tepatnya di Negara Kongo pada tahun 1970. Saat itu, cacar monyet diidentifikasi pertama kali pada anak berusia 9 tahun yang berjenis kelamin laki-laki.

 

Cacar monyet,  atau yang biasa dikenal dengan sebutan monkeypox, merupakan suatu penyakit infeksi yang disebabkan oleh virus monkeypox dari golongan Orthopoxvirus. Virus ini dapat masuk ke dalam tubuh manusia melalui saluran pernapasan atau melalui luka yang terdapat di kulit. Penularan penyakit infeksius ini berasal dari hewan, khususnya konsumsi daging hewan liar.

 

Cacar monyet 1

 

Serba-Serbi Cacar Monyet, Anda Harus Tahu!

 

Tanda dan Gejala Cacar Monyet

Seseorang yang terinfeksi cacar monyet dapat menunjukkan tanda dan gejala dalam waktu 7-14 hari setelah virus menginvasi tubuh. Beberapa gejala tanda dan gejala yang timbul antara lain peningkatan suhu tubuh yang berada di atas 37,5 derajat Celsius yang disertai dengan menggigil. Selain itu, seseorang yang terinfeksi virus ini juga mengalami sakit kepala dan nyeri otot.

 

Tanda dan gejala lainnya adalah lemas dan sakit tenggorokan yang disertai dengan pembesaran kelenjar getah bening. Di hari ke-4 demam, seseorang yang terinfeksi cacar air akan muncul tanda dan gejala tambahan, yaitu adanya ruam pada kulit yang terdapat di seluruh bagian tubuh. Ruam yang muncul ini sangat mirip dengan ruam cacar air, yaitu lenting berisi cairan bening atau nanah, kemerahan, dan bintil.

Baca Juga:   Bunda Wajib Tahu! Jenis Gendongan Bayi Modern yang Direkomendasikan

 

Pengobatan Cacar Monyet

Belum ada obat khusus untuk seseorang yang terinfeksi cacar monyet. Biasanya, seseorang yang terinfeksi cacar monyet akan sembuh dengan sendirinya dalam waktu 2-4 minggu setelah terinfeksi virus ini. Sejauh ini, pengobatan yang diberikan hanya untuk mengurangi gejala yang dirasakan. Seseorang yang terinfeksi cacar monyet sebaiknya dirawat di rumah sakit karena ada beberapa kasus yang menyebabkan kondisi pasien mengalami komplikasi sehingga pemburukan bahkan menyebabkan kematian.

 

cacar monyet 2

 

Pencegahan Cacar Monyet

Belum tersedianya obat-obatan khusus bagi seseorang yang terkena cacar monyet menyebabkan pencegahan dari penyakit ini harus serius dilakukan. Pencegahan yang dapat dilakukan untuk menghindari penularan virus ini adalah dengan menjaga daya tahan tubuh sehingga memiliki imunitas yang baik. Selain menjaga daya tahan tubuh, menjaga kebersihan diri dan lingkungan juga dapat dilakukan untuk menurunkan risiko tertularnya penyakit cacar monyet.

 

Pencegahan terjadinya infeksi cacar monyet menjadi hal penting untuk menghindari terjadinya penyebaran penyakit ini. Beberapa pencegahan lain yang dapat dilakukan antara lain, menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat, melakukan praktik cuci tangan 6 langkah dengan sabun dan air mengalir atau handrub, menghindari kontak dengan hewan yang dicurigai terinfeksi virus cacar monyet, menghindari konsumsi daging liar, menghindari bepergian ke daerah dengan jumlah kasus cacar monyet yang tinggi, menggunakan alat pelindung diri saat berinteraksi dengan seseorang yang menderita cacar monyet, serta mengisolasi penderita cacar monyet hingga sembuh agar tidak terjadi penularan.

 

Hal di atas merupakan serba-serbi cacar monyet yang penting bagi Anda. Jika Anda menemukan seseorang yang terinfeksi cacar monyet, segera bawa ke rumah sakit agar dapat ditangani dengan baik dan benar serta menghindari penularan untuk orang di sekitarnya. Anda juga dapat mengunjungi https://review.bukalapak.com/mom/fakta-cacar-monyet-monkeypox-yang-perlu-diketahui-107908 untuk mengetahui fakta lainnya tentang cacar monyet.

Baca Juga:   Jangan Sampai Terlewat, Ini Daftar Lengkap Perlengkapan Bayi Untuk MPASI

Artikel Lainnya

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More