Tanda-tanda Bayi Sehat Rentang Usia 7-12 Bulan

Menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), kondisi bayi sehat dapat dipersiapkan sebelum tiba waktunya untuk melahirkan. Ibu bisa menyiapkan segala pengetahuan tentang menyusui, memberikan ASI dan melakukan latihan-latihan sebelum bayi lahir. Dengan demikian, ibu lebih siap dan percaya diri untuk menyusui.

Kondisinya akan berbeda bila pengetahuan-pengetahuan tersebut baru disiapkan ketika bayi sudah lahir, karena pada masa ini seharusnya ibu tinggal mempraktikkan semua yang sudah dipersiapkan semasa hamil. Persiapan tersebut sebenarnya selain bertujuan untuk menyiapkan mental dan pengetahuan ibu, juga untuk menjaga kondisi bayi sehat dan sekecil mungkin terhindari dari penyakit.

Pertanyaan yang mungkin muncul sekarang adalah ‘Bagaimana kita tahu kalau bayi sudah memenuhi persyaratan kondisi sehat? Apa saja tanda-tanda bayi sehat yang harus saya ketahui?’

Pada kesempatan kali ini akan dibahas beberapa kriteria bayi sehat pada rentang usia 7-12 bulan. Pada periode setengah-tahun yang kedua ini, Anda akan menemukan banyak hal mengejutkan pada pertumbuhan bayi Anda, di antaranya adalah:

Baca Juga: 8 Tanda-Tanda Bayi Sehat

Belajar merangkak

Ketika tubuhnya mulai berkembang, bayi Anda akan belajar bergerak dan berpindah dari satu tempat ke tempat lain. Dia mulai merangkak menggunakan dada atau perutnya dan seringkali menyangga badan dengan kedua tangannya. Meski pergerakannya belum sempurna dan sesekali gagal, inisiatif ini menandakan bahwa otot-otot dan saraf motorik bayi Anda mulai mengalami kemajuan.

Belajar kata

Bayi Anda akan mencoba mengucapkan (meniru) kata-kata Anda namun biasanya tidak jelas. Kata-kata yang diucapkan cenderung memiliki suku kata mirip, misalnya ‘mama’ dan ‘papa’, namun pelafalannya masih tidak jelas. Sabar. Dia sedang melaluinya untuk ke jenjang berikutnya. Anda akan dibuat tersenyum geli dan gemas menyaksikan tingkahnya pada usia ini.

Duduk tanpa disangga

Perkembangan ini akan terjadi saat bayi Anda memasuki usia 9-10 bulan. Dia akan belajar duduk tanpa bantuan dari orang tua ataupun benda yang ada di sekitarnya. Kemudian, bila sedang duduk, dia akan mulai sering menepuk-nepuk tangannya ke lantai dan membanting-banting barang yang dipegangnya.

Belajar berdiri

Bayai Anda akan mulai berusaha untuk bisa berdiri sendiri dengan bantuan penyangga atau pegangan yang ada di dekatnya, misalnya kursi atau meja. Proses perkembangan ini biasanya mendapat halangan dari orang tua. Karena takut anaknya terjatuh, mereka sering kali menggendong anaknya atau menempatkannya pada suatu tempat yang mereka anggap aman. Padahal, proses dia belajar berdiri sendiri ini adalah bagian dari tahapan belajarnya untuk dapat melanjutkan pada tahapan berikutnya. Jadi berikan bayi Anda kesempatan untuk belajar berdiri sendiri sambil tetap menjaga keselamatannya dengan berada di dekatnya namun tidak membatasinya.  Selamat! Bayi Anda sehat dan tidak ada masalah.

Be Sociable, Share!
 Tanda-tanda Bayi Sehat Rentang Usia 7-12 Bulan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *