Tanda-tanda Gangguan Tumbuh Kembang Bayi

Tumbuh kembang bayi di belahan dunia manapun memiliki pola yang sama—menguasai satu tahapan demi tahapan, milestone demi milestone. Sayangnya, beberapa bayi mungkin berkembang lebih lambat dari milestone yang seharusnya. Bila hal ini terjadi pada bayi Anda, Anda tidak perlu risau terlebih dahulu.

Bila tumbuh kembang bayi Anda secara keseluruhan tidak mengalami masalah, bayi Anda mungkin hanya mengalami pertumbuhan yang lambat. Namun, bila ini disertai dengan masalah perkembangan lainnya, Anda harus waspada sebab dia mungkin mengalami masalah tumbuh kembang.

Berikut ini tanda-tanda gangguan tumbuh kembang bayi yang harus Anda waspadai:

  • Pola tidurnya tidak teratur

Selama bulan pertama, bayi tidur selama 13-16 jam sehari dalam pola yang tidak teratur. Menginjak usia 4-6 bulan, bayi seharusnya sudah memiliki pola tidur yang teratur dan bisa tidur sepanjang malam. Namun, lain halnya bila bayi mengalami gangguan tumbuh kembang. Dia cenderung tidak memiliki pola tidur yang teratur, waktu tidur yang tidak konsisten, dan tidak bisa tertidur sendiri.

  • Pola makannya tidak teratur

Seiring dengan pertumbuhannya, bayi akan menumbuhkan pola makannya juga. Jarak antar waktu makan akan semakin jauh dan dia akan makan dengan lahap. Perhatikan apakah bayi sudah cukup makan. Bila cukup, maka berat badan bayi akan bertambah sesuai dengan grafik KMS.

  • Hampir selalu menangis

Menangis merupakan bentuk komunikasi awal antara bayi dengan orang tuanya. Ini biasanya dilakukan oleh bayi jika dia butuh sesuatu, misalnya lapar, mengantuk, butuh perhatian, popoknya perlu diganti, merasa tidak nyaman, dan sebagainya. Bila kebutuhannya sudah terpenuhi, biasanya bayi akan berhenti menangis. Namun, beda halnya dengan bayi yang mengalami gangguan tumbuh kembang bayi. Dia hampir selalu menangis sepanjang waktu. Dibutuhkan ketenangan ekstra agar Anda bisa menghadapinya dan mengenali kebutuhannya.

  • Hampir selalu rewel

Bayi yang mengalami masalah tumbuh kembang bayi hampir selalu merasa terganggu dan sulit ditenangkan. Bila hal ini terjadi ketika usianya sudah lebih dari 4 bulan, bisa jadi bayi Anda mengalami cedera fisik seperti terkilir atau menderita sakit tertentu.

  • Jarang bersuara

Anda harus waspada bila usia 6 bulan anak tidak mengeluarkan suara atau berhenti ngoceh. Bawa anak ke dokter untuk membicarakan kemungkinan bayi mengalami keterlambatan bahasa atau punya masalah pendengaran.

  • Tidak tertarik dengan mainannya

Bayi selalu tertarik dengan benda baru dan tidak harus berbentuk mainan. Anda harus waspada bila bayi tidak tertarik dengan benda-benda baru yang Anda berikan padanya.

  • Tidak menatap mata

Bila bayi menatap Anda, tapi tidak fokus melihat Anda, mungkin perkembangannya hanya sedikit terlambat. Namun, jika hingga usia bayi lebih dari 3 bulan dan belum melakukan kontak mata, sebaiknya ajak bayi ke dokter untuk melakukan tes untuk mengetahui apakah bayi Anda mengalami masalah mata atau justru menemukan masalah lainnya.

 Tanda-tanda Gangguan Tumbuh Kembang Bayi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *