Tips Ajarkan Kecerdasan Emosi Anak Sejak Dini

Keadaan emosi anak berbeda dengan orang dewasa. Anak dianggap sudah cerdas secara emosi jika mampu mengenali emosi diri, mengontrol diri, memotivasi diri, mengenali emosi orang lain dan bisa menjalin hubungan dengan orang lain. Untuk dapat memiliki kemampuan emosi yang baik, peran orang tua sangat penting bahkan sejak usia anak sedini mungkin. Berikut ini beberapa tips ajarkan kecerdasan emosi anak sejak dini.


Mengenal Emosi Anak (mulai usia 2 tahun)

Anda bisa memperkenalkan emosi pada anak dengan menyebutkannya secara lisan. Dengan demikian, anak akan belajar mengenali kondisi emosi dan penyebabnya.

Selain menyebutkannya secara lisan, Anda juga bisa menggambarkan perasaan atau emosi lewat warna. Anda dapat memberikan warna ‘hitam’ untuk sedih, ‘merah’ untuk marah dan sebagainya. Bicarakan dengan anak tiap kali anak merasakan salah satu emosi tersebut.

Kontrol Diri (mulai usai 2 tahun)

Untuk memberi pemahaman kalau tidak semua keinginan harus terpenuhi dalam waktu singkat, Anda bisa memintanya bersabar dan bicara pelan-pelan. Bila si anak tetap memaksa, maka Anda bisa meninggalkan si anak dengan orang yang dipercaya dan baru temui lagi setelah mereka tenang.

Anda juga bisa mengajarkan kalau berteriak-teriak atau menangis, tidak akan menyelesaikan masalah. Contohnya, misal si anak minta kue. Anda tidak akan memberikannya jika anak Anda masih berteriak atau menangis. Mintalah ia agar tenang dan bicara dengan pelan dulu, baru diberikan.

Kontrol diri juga berarti belajar konsekuensi. Jika anak diajak ke pertokoan dan minta sesuatu hingga merengek dan menangis, ajak anak kembali ke mobil tanpa membelikan apapun. Ini mengajarkannya konsekuensi, jika meminta secara berlebihan dan menangis, maka tidak akan menghasilkan apapun.

Memotivasi Diri sendiri (dari usia 1 tahun)

Ajari anak berlatih menghadapi kesulitan. Saat anak terjatuh, maka minta anak untuk bangun lagi. Tapi jangan langsung menolongnya, jika tidak benar-benar dalam situasi berbahaya. Karena ini akan membuat anak manja.

Motivasi diri juga berarti belajar bertanggungjawab dan kemandirian. Katakan pada anak, agar membereskan lebih dulu mainannya sebelum ia melakukan hal lain. Jangan izinkan anak melakukan hal lain, sebelum kewajibannya dilakukan.

Mengenali Emosi Orang Lain (dari usia 2 tahun)

Keterampilan ini dapat diajarkan anak lewat contoh dan tindakan, memberikan pujian jika melakukan hal benar dan juga memerhatikan kebiasaan orang lain.

Contohnya, jika anak melakukan hal benar dengan berbagi mainan dengan anak lain, maka jangan ragu untuk memberikan pujian.

Pandai Membina Hubungan (dari usia 1 tahun)

Agar anak pandai membina hubungan di lingkungan sosialnya, jangan batasi lingkungan pergaulan anak. Untuk mengantisipasi lingkungan barunya, orang tua perlu untuk mendampingi anak, karena anak biasanya belum mampu memberikan penilaian benar atau salah.

Cara lain yang perlu diajarkan adalah mengajak anak pada acara keluarga atau teman-teman. Dengan cara ini, anak anda akan kenal dengan anak-anak atau anggota keluarga lain.

 Tips Ajarkan Kecerdasan Emosi Anak Sejak Dini

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *