Tips Mencegah Infeksi Pada Pemasangan Anting Bayi Pertama Si Kecil

Tips Mencegah Infeksi Pada Pemasangan Anting Bayi Pertama Si Kecil

Berbeda halnya dengan anak laki-laki yang tidak harus ditindik dengan memakai anting, maka perempuan sebaliknya, sejak usia dini umumnya pada bagian cuping telinga mereka sudah mulai ditindik dengan anting bayi, fungsinya sendiri tak hanya sekedar hiasan, melainkan dalam sebuah masyarakat juga ditujukan untuk membedakan antara bayi laki-laki dengan perempuan. Karena pada dasarnya menindik adalah dengan melubangi bagian telinga buah hati sehingga tak jarang proses yang satu ini juga menyebabkan si kecil kesakitan hingga menangis.

 Tips Mencegah Infeksi Pada Pemasangan Anting Bayi Pertama Si Kecil

Bahkan yang lebih parah adalah sebuah kondisi dimana bagian yang ditindik tersebut mengalami infeksi, sehingga menyebabkan munculnya nanah dan juga rasa sakit tak kunjung reda. Untuk menghindari hal tersebut, agaknya ara orang tua harus tau bagaimana cara memakaikan atau menindik telinga bayi dengan benar dan cara pemasangan anting bayi dengan tepat, diantaranya adalah:

  1. Sebelum memutuskan untuk memasang anting atau menindik buah hati perempuan, sebelumnya jarus dipastikan bahwa mereka sudah mendapatkan vaksin secara lengkap, bagaimanapun hal ini penting karena mempengaruhi kemungkinan ada bakteri yang akan mengkontaminasi bagian telinga mereka nantinya. Usia paling tepat untuk menindik sebenarnya adalah sekitar 9 bulan ke atas.
  2. Sebelum ditindik hendaknya berilah buah hai obat penahan atau pereda rasa sakit, obat yang satu ini banyak dijual di pasaran, namun khusus untuk bayi sebaiknya belilah produk yang khusus diresepkan ole dokter anak, begitu juga dengan jumlah atau dosis, maka berikan takaran yang tepat.
  3. Setelah mendapatkan tindikan pertama mereka, hendaknya bagian di sekitar telinga harus langsung dibersihkan menggunakan hidrogen peroksida atau yang lebih umum adalah memakai alkohol, untuk memastikan bagian yang luka tersebut tetap dalam kondisi yang steril atau agar tidak terjadi infeksi.
  4. Setelah pemasangan anting mereka, hendaknya bunda juga harus rutin menggerak-gerakkan anting tersebut selama 3 kali dalam sehari, lakukan secara teratur dalam jangka waktu sampai 6 bulan. Pada masa ini nantinya bagian yang berlubang tidak akan kembali ke bentuk semula atau menjadi buntu.
  5. Pastikan juga bahwa anting yang digunakan tersebut dipakai secara teratur, jangan dipasang copot, karena nantinya akan sangat mempengaruhi kondisi tindikan, takutnya tindikan tersebut akan kembali ke bentuk semula atau merapat.
  6. Gunakan anting yang terbuat dari logam mulia, untuk pemakaian anting pertama mereka lebih aman memilih yang dibuat dari bahan dasar logam mulia, seperti diantaranya adalah emas, karena bahan ini lebih aman digunakan dan bisa mencegah timbulnya infeksi.

Ada banyak sekali pilihan anting bayi yang lucu untuk buah hati Anda, namun untuk yang masih bayi, hendaknya pilih yang ukurannya kecil saja, sehingga tidak terlalu berat digunakan pada telinga.

Be Sociable, Share!

Tinggalkan Balasan