Tips Mengatasi Ketergantungan Anak dengan Popok Bayi

Tips Mengatasi Ketergantungan Anak dengan Popok Bayi

Kehadiran popok bayi atau diaper bagi orang tua yang memiliki buah hati yang masih kecil terbilang sangat membantu. Terutama saat harus mengajak si kecil ikut dalam perjalanan atau saat sibuk. Namun sayangnya diaper juga menjadi momok tersendiri bagi orang tua karena terkadang menyebabkan ketergantungan pada anak untuk memakainya terus-menerus. Tak jarang karena sudah terbiasa menggunakan diaper, di umur yang seharusnya lepas dari penggunaan tidak terlihat anak mandiri saat buang air. Sehingga terkadang anak-anak masih sering mengompol sembarangan sehingga para orang tua kerepotan untuk membersihkannya.

Tips Mengatasi Ketergantungan Anak dengan Popok Bayi 

Agar anak terlepas dari ketergantungan penggunaan diaper, peran orang tua sangat penting. Orang tua harus mampu menyampaikan, mengajarkan, dan meyakinkan anak-anak mereka kapan waktu yang tepat untuk tidak lagi menggunakan diaper. Anda bisa memulai dari hal-hal yang sederhana terlebih dahulu sehingga si kecil bisa beradaptasi. Berikut ini ada beberapa tips untuk mengatasi ketergantungan anak dari diaper yang bisa Anda lakukan:

  • Mulai membiasakan anak tidak menggunakan diaper lagi.

Jika biasanya si kecil selalu dibiasakan menggunakan diaper setiap hari, maka mulai sekarang tiadakan hal itu. Anda bisa mulai menggantikan pemakaian popok bayi atau diaper dengan celana kain. Anda sudah harus siap jika di awal-awal si kecil melakukan pipis sembarangan. Hindari marah-marah pada si kecil saat tahap ini. Biarkan si kecil beradaptasi sembari Anda mengenalkannya untuk buang air di tempat yang semestinya.

  • Mengenalkan anak pada kamar mandi atau toilet.

Kenalkan sejak dini fungsi kamar mandi dan toilet pada si kecil. Hal ini bertujuan agar si kecil tahu harus kemana saat merasa ingin buang air besar atau kecil. Jika di awal-awal, beri pemahaman si kecil untuk lapor terlebih dahulu kepada Anda jika ingin buang air. Anda bisa mendampingi si kecil agar buang air dengan benar di tempatnya.

  • Mengatur jadwal buang air pada anak.

Anak-anak terkadang tidak bisa mengontrol keinginannya saat ingin buang air. Untuk itu Anda perlu menerapkan jadwal buang air kecilnya. Terlebih setelah lepas penggunaan diaper, biasanya frekuensi untuk pipis pada si kecil akan sering. Sama seperti sebelumnya, berikan pemahaman pada anak untuk melapor pada Anda setiap ingin buang air.

  • Menanamkan pengertian pada anak bahwa diaper hanya untuk bayi.

Beritahu secara perlahan dan berulang-ulang pada si kecil bahwa penggunaan diaper hanya untuk bayi. Sehingga mindset anak pun akan ikut berubah secara perlahan-lahan.

  • Selalu memberikan pujian saat anak berhasil tidak buang air sembarangan.

Tips terakhir untuk mengurangi ketergantungan pada popok bayi, Anda bisa memberikan pujian setiap kali si kecil berhasil tidak pipis sembarangan. Hal ini penting sekali karena akan membuat anak semangat dan bahagia atas hasil yang sudah dicapainya. Selain juga bisa memotivasi agar selalu buang air kecil pada tempatnya.

Be Sociable, Share!

Tinggalkan Balasan