Tips Mengenali dan Mengendalikan Emosi Anak

Ekspresi anak-anak menanggapi hal-hal yang tidak sesuai dengan keinginannya, bermacam-macam. Ada anak yang tiba-tiba marah-marah dan melempar barang jika tidak dipenuhi permintaannya. Ada juga yang menangis dan berteriak kencang hingga berguling-guling di lantai. Ada juga yang hanya mematung, tidak mau bergerak sedikitpun. Berbagai ekspresi emosi anak ini sebenarnya wajar, jika hanya satu atau dua kali saja. Tetapi jika terus berlanjut, artinya anak tidak memiliki kecerdasan emosi yang baik. Orang tua perlu tahu, jika kemampuan pengelolaan emosi anak sebenarnya dapat dilatihkan sejak dini. Sebelum itu, ada baiknya Anda juga menyimak tips mengenali dan mengendalikan emosi anak berikut ini.

Kenali Penyebabnya

Emosi marah anak biasanya disebabkan oleh lingkungan yang tidak nyaman, keinginan yang tidak terpenuhi, lapar, bosan atau bahkan mengantuk. Mana yang jadi penyebab amarah anak? Sebagai orang tua, penting bagi Anda untuk lebih dulu mengenali penyebab marahnya si anak.

Dengan mengenali penyebabnya, Anda akan bisa tahu cara mengatasinya. Jika anak lapar, maka berikan makanan. Jika anak merasa sedih atau kecewa, maka berikan empati padanya baru kemudian dinasehati.

Alihkan Perhatian Anak

Perhatian anak biasanya mudah teralihkan oleh hal-hal yang lebih menarik. Mereka juga akan dengan mudah melupakan kekecewaan atau kemarahan yang dirasakan. Cara ini bisa Anda lakukan untuk meredam kemarahan anak. Pelan-pelan, alihkan perhatian anak dan ajak anak melakukan aktivitas menyenangkan yang disukainya, seperti menggambar, bernyanyi, berolahraga, bersepeda, dan bermain mainan favoritnya.

Bersikap Tenang

Menghadapi kemarahan anak bukan dengan cara ikut marah, ini penting diperhatikan oleh tiap orang tua. Bersikaplah setenang mungkin dan santai saat menghadapi si kecil. Dengan bersikap tenang, maka Anda bisa lebih mudah mencari solusi untuk mengatasi kemarahan anak dan mengendalikan situasi. Jika orang tua ikut marah, maka situasi bisa jadi lebih buruk. Jika situasi terpaksa membuat Anda benar-benar marah, maka menghindarlah lebih dulu untuk menenangkan diri baru kembali untuk menenangkan si anak.

Baca Juga : Tips Mengatasi Anak Batita yang Susah Makan

Perhatian dan Pelukan Penting untuk Anak

Cara lain yang dapat dilakukan untuk meredakan kemarahan anak adalah dengan memeluknya. Pada beberapa anak, hal ini bisa membuat kemarahan mereka berangsur berkurang. Pelukan yang nyaman dari orang tua membuat anak merasa nyaman, aman serta perlahan bisa lebih tenang.

Biarkan Anak Tenang, Baru Diajak Diskusi

Untuk anak yang sudah lebih besar dan bisa diajak bicara, maka diskusi adalah hal yang disarankan. Biarlah lebih dulu anak untuk lebih tenang. Nanti, setelah anak benar-benar tenang, maka Anda bisa mengajaknya bicara dan mendiskusikan cara mengatasi masalahnya.

Demikian tadi cara untuk mengenali dan mengendalikan emosi anak. Pengelolaan emosi pada anak sebenarnya dapat diajarkan sejak anak berusia satu tahun. Selamat mencoba dan semoga bermanfaat.

Be Sociable, Share!
 Tips Mengenali dan Mengendalikan Emosi Anak

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *