Tumbuh Kembang Bayi Saat Usianya 12 Bulan

Melihat tumbuh kembang bayi adalah hal yang sangat membahagiakan bagi orang tua. Setiap bertambah usia akan ada banyak hal yang membuat orang tua bangga sudah menjadi orang tua. Bahkan Anda akan melihat hal-hal yang ajaib yang membuat takjub.

Dalam artikel ini kita akan membahas mengenai perkembangan bayi saat usianya 12 bulan atau 1 tahun. Langsung saja simak pembahasannya berikut ini.

Perkembangan Bayi 12 Bulan

Usia 12 bulan bisa dikatakan sebagai tahap akhir sensor motorik pada bayi. Artinya, keterampilan buah hati Anda tidak hanya dari gerakannya saja namun dari segi bahasa. Ia sudah mulai merespon apa yang didengar dengan cara menirukannya. Saat usia ini kosakata bayi masih terbatas dan belum bisa memberitahukan apa yang sebenarnya ia inginkan.

Bayi sudah mulai bisa berjalan secara bertahap, bahkan ada sebagian yang sudah bisa berjalan saat usianya 12 bulan. Ia juga senang berceloteh dan lebih berisik dibandingkan di usia sebelumnya. Tidak hanya itu, saat usia 12 bulan, bayi akan memperlihatkan bentuk kenakalan seperti: mendorong, melempar atau memukul-mukul benda yang ada didekatnya.

Saat usia ini, orang tua sudah bisa melatih bayi dengan cara mempraktekkannya. Bayi akan lihat langsung apa yang dilakukan orang tuanya. Misalnya saat bermain ajak bayi mengobrol atau bernyanyi, maka ia sedikit demi sedikit akan belajar cara berkomunikasi. Perilakunya juga lebih mudah diarahkan oleh orang tua dan lebih mudah dibujuk. Misalnya: membantu merapihkan mainan.

Baca Juga:Pentingnya Merangkak Bagi Tumbuh Kembang Bayi

Namun jangan kaget bahwa tumbuh kembang bayi saat usianya 12 tahun dibarengi dengan perkembangan wataknya menjadi lebih implusif ia suka memberantakkan mainan atau membuka lemari hanya untuk mengeluarkan benda-benda yang ada di dalamnya kemudian ia jadikan mainan.

Perkembangan Secara Emosi

Saat bermain anak usia 12 bulan lebih gaduh dibandingkan di usia sebelumnya. Namun Anda akan melihat perkembangan secara emosional, diantaranya adalah sebagai berikut:

  • Jika ditinggal orangtuanya akan menangis.
  • Malu dan gugup jika ketemu dengan orang yang baru dilihatnya.
  • Memiliki kedekatan dengan seseorang.
  • Mulai memperlihatkan kesukaan.
  • Ingin mendapatkan perhatian dari orang-orang yang ada disekitarnya dengan cara mengulang tindakan atau mengeluarkan suara-suara tertentu.
  • Saat menghadapi situasi tertent, bayi akan menunjukkan rasa takut.
  • Sudah mau menjululkan tangan dan kaki saat dipakaikan baju dan celana.

Melihat perkembangan bayi 12 bulan tersebut, sepertinya akan menimbulkan frustasi mengingat rumah akan berantakan akibat tingkahnya. Selain itu, banyak orangtua yang khawatir dan sedih saat meninggalkannya saat ditinggal bekerja. Namun, jangan cemas, kesal dan khawatir justru nikmatilah tumbuh kembang bayi di setiap usianya, karena suatu saat orang tua akan merindukan moment-moment tersebut sebagai sesuatu yang berharga.

Be Sociable, Share!
 Tumbuh Kembang Bayi Saat Usianya 12 Bulan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *