Waspadai Resiko Bedak Bayi yang Harus Anda Ketahui

Bedak bayi dipergunakan untuk merawat kulit bayi dan mencegahnya agar tidak teriritasi. Dengan menggunakan bedak, kulit bayi bisa terasa lembut dan memiliki aroma wangi. Sayangnya, dari berbagai macam kebaikan tersebut, bedak yang biasanya digunakan bayi memiliki resiko gangguan kesehatan, bahkan dapat berbahaya. Beberapa bedak memiliki kandungan talek. Kandungan ini berbahaya jika dihirup terlalu sering atau terlalu banyak, karena dapat menimbulkan kerusakan gangguan pernapasan.

Bila bayi lahir dengan kondisi prematur serta mempunyai resiko masalah pernapasan yang cukup tinggi, kandungan talek pada bayi bisa berpotensi membahayakan kesehatan paru-parunya walaupun hanya sedikit bedak yang masuk. Bila Anda kurang berhati-hati menggunakan bedak, ada beberapa resiko yang bisa terjadi, seperti:

  • Tenggorokan dan mata. Di mata, bedak bisa memberi efek samping seperti iritasi di bagian tenggorokan dan mata,
  • Paru-paru. Perhatikan cara memberi bedak, karena bisa menimbulkan gangguan yang terjadi di paru-paru,
  • Kulit. Untuk bagian kulit, bedak bisa menimbulkan efek samping seperti biru-biru dan lecet,
  • Jantung dan darah. Efek dari penggunaan bedak ini bisa menyerang jantung serta darah sehingga menimbulkan gejala seperti pingsan, tekanan darah rendah dan yang lainnya.

Efek samping yang dimiliki bedak bayi sering muncul bila bedak dihirup dengan jangka waktu panjang atau dengan jumlah banyak. Hal yang dapat dilakukan saat bayi menghirup bedak bayi ialah, membawanya keluar ruangan sehingga ia bisa menghirup udara segar. Tetapi, bila Anda sudah membawanya ke luar namun kondisinya tidak membaik, Anda bisa memeriksakannya ke dokter.

Untuk menghindari efek samping yang bisa terjadi ada baiknya melakukan pencegahan meminimalkan resiko, berikut beberapa cara yang bisa dilakukan, antara lain

  • Perhatikan dengan baik kandungan yang berada di dalam bedak. Usahakan menggunakan bedak yang memiliki kandungan sedikit talek,
  • Ketika ingin menggunakan bedak, letakkan bedak di bagian tangan terlebih dulu dan jauhkan dari bayi, setelah itu balurkan ke tubuhnya,
  • Untuk meminimalkan iritasi di kulit dengan menghindari bedak menumpuk di lipatan kulit. Anda bisa membersihkan sisa powder ketika mengganti popok dan mengganti pakaian bayi.

Efek samping yang diberikan bedak bayi dapat terjadi bila bedak yang memiliki kandungan talek dihirup mendadak dengan jumlah banyak sehingga bayi tersedak. Namun jangan salah, bedak yang terhirup walaupun dalam jumlah kecil bisa memberikan efek yang kurang baik, karena bedak yang sedikit demi sedikit dihirup akan menjadi banyak dalam waktu yang panjang. Apabila Anda berhati-hati saat membalurkan ke tubuhnya, bedak masih aman digunakan. Jadi, jangan menganggap untuk tidak menggunakan bedak ini, namun kita sebagai orang tua harus berhati-hati ketika memberikan bedak pada bayi. jangan sampai bedak yang digunakan untuk merawat kulitnya malah membahayakan kesehatannya.

 

 Waspadai Resiko Bedak Bayi yang Harus Anda Ketahui

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *