Bayi Obesitas Memicu 4 Efek Negatif Berikut Ini!

Bayi Obesitas Memicu 4 Efek Negatif Berikut Ini!

Beberapa orangtua memiliki bayi obesitas sehingga berat tubuhnya melebihi dari bayi seusianya, dan tentu menjadi masalah yang perlu dikhawatirkan. Sebab dalam kondisi tertentu bayi yang terlalu gemuk cenderung mudah mengalami masalah dalam masa tumbuh kembangnya. Penyebab bayi bisa menjadi sangat gemuk ini sangatlah beragam dan tentunya bisa dicegah sejak dini yakni ketika ibu tengah hamil. Pencegahan bisa dilakukan dengan mengatur pola makan supaya penambahan berat badan selama hamil tidak terlalu signifikan, terutama ibu dengan indikasi diabetes.

Bayi Obesitas Memicu 4 Efek Negatif Berikut Ini!

Efek Negatif Bayi yang Kegemukan

Dalam kasus tertentu bayi gemuk adalah hal biasa dan kerap kali sampai ke bobot ideal seiring dengan bertambahnya usia bayi. Namun ada pula bayi yang gemuk namun justru tidak sehat, sebab kegemukan pada bayi bisa memicu efek negatif. Seperti:

  • Terlambat berjalan,

Bayi yang terlalu gemuk ternyata bisa mempengaruhi tumbuh kembangnya dan kerap kali dijumpai kasus bayi terlambat berjalan. Tubuh yang terlalu berat membuat susah bergerak bebas dan nantinya kekuatan tulang dan otot pada kaki tidak memadahi. Sehingga bayi cenderung telat bisa berjalan, baiknya mencoba menjalankan pola diet sehat pada bayi Anda supaya bisa lekas berjalan.

  • Mudah jatuh sakit,

Kegemukan bukanlah kondisi yang sehat, memang dalam kasus tertentu bayi yang gemuk lebih sehat dan menggemaskan ketimbang bayi yang kurus. Namun jika sudah mencapai status bayi obesitas baiknya waspada karena bayi akan mudah jatuh sakit. Bayi yang terlalu gemuk membuatnya susah bergerak sehingga metabolismenya tidak maksimal. Nutrisi dari makanan tidak akan terserap maksimal melainkan ditimbun di dalam tubuh, sehingga membuat bayi Anda mudah jatuh sakit.

  • Bayi bergerak dengan lamban,

Salah satu dampak buruk yang terasa secara langsung karena bayi terlalu gemuk adalah terlihat lamban dalam bergerak. Bahkan bayi cenderung hanya menghabiskan waktunya untuk tidur dan makan saja saking beratnya membawa tubuh untuk sekedar berguling di kasur tidurnya. Tentunya jika kondisi ini berjalan sangat lama akan membuat bayi semakin gemuk dan memicu resiko meninggal mendadak. Padahal bayi butuh bergerak agar tetap sehat dan menjaga organ dan sistem organ vital di dalam tubuhnya bekerja dengan baik dan normal.

  • Mengalami komplikasi,

Meski bayi yang gemuk mudah jatuh sakit baiknya tidak disepelekan sebab lambat laun jika tetap gemuk akan membuatnya mudah terserang penyakit mematikan. Pada akhirnya meski masih bayi pun bisa mengalami komplikasi dan menimbulkan resiko kematian yang lebih besar. pada saat menjumpai bayi Anda mengalami obesitas segera dikonsultasikan ke dokter anak, sehingga penanganannya tepat. Bisa jadi bayi obesitas karena mengkonsumsi ASI yang tinggi gula, dan akan kurus dengan sendirinya setelah di sapih sekalipun belum genap dua tahun

Be Sociable, Share!

Tinggalkan Balasan