Bunda, Ketahui 10 Penyebab Perut Kembung Pada Bayi

Banyak ibu yang bingung bagaimana cara mengatasi perut kembung pada bayi. Banyak faktor yang dapat menyebabkan si kecil rewel, dimana salah satunya adalah perut kembung. Perut kembung tidak hanya terjadi pada orang dewasa, namun bisa juga terjadi pada bayi. Perut kembung biasanya disebabkan karena udara yang masuk ke saluran pencernaan. Nah bunda harus tahu, apa saja penyebab kembung pada bayi,

  1. Makanan yang dikonsumsi oleh Bunda

Jika bayi masih mengandalkan ASI sebagai asupan utamanya, maka bunda harus memperhatikan asupan yang dimakan. Jika bunda memakan makanan yang banyak mengandung gas seperti kol, brokoli, bawang bombay atau kacang maka si kecil memiliki kemungkinan untuk memiliki gas yang berlebih di perutnya. Jadi Bunda harus memperhatikan makanan yang dimakan karena bisa menjadi penyebab kembung pada bayi.

  1. Salah posisi saat menyusui.

Perut kembung juga bisa dikarenakan posisi bayi yang salah saat menyusui. Jika posisi salah, udara dapat masuk terlalu banyak ke saluran pencernaan bayi.

  1. Laktosa yang berlebihan.

Laktosa yang berlebihan dapat didapatkan dari foremilk atau ASI awal setiap kali si kecil mulai menyusui, yang kaya akan laktosa tetapi rendah lemak. Banyaknya laktosa yang masuk dari foremilk tidak semuanya dapat dicerna oleh bayi, hal tersebut dikarenakan tidak cukup lemak untuk dapat memperlambat proses tersebut. Akibatnya, perut bayi menjadi kembung karena adanya penumpukan gas yang berlebihan.

Tidak hanya itu, masalah laktosa yang bisa menyebabkan bayi kembung juga berasal dari susu formula. Susu formula tidak selalu cocok untuk pencernaan bayi, hal tersebut ditandai dengan perut bayi yang kembung. Laktosa yang ada di susu formula juga bisa saja tidak tercerna dengan baik karena produksi enzim laktase yang masih belum sempurna.

  1. Sistem pencernaan yang belum matang.

Bayi masih memiliki sistem pencernaan yang belum sepenuhnya matang. Usus pada pencernaan bayi belum mampu menghasilkan mikroflora atau keseimbangan bakteri baik yang normal. Kurang sempurnanya sistem pencernaan pada bayi dapat menjadi salah satu penyebab kembung.

  1. Menangis berlebihan.

Ternyata tangisan yang berlebihan dari bayi dapat menyebabkan banyaknya udara masuk, sehingga gas yang terkandung di perut bayi berlebih.

  1. Sensitif terhadap makanan tertentu

Untuk bayi yang mulai memakan makanan pendamping, Bunda harus berhati – hati dalam memilihkan makanan untuk si kecil. Banyak makanan yang memiliki kandungan gizi dan nutrisi yang baik namun dapat menyebabkan perut kembung pada bayi. Bunda dapat mengurangi porsi sayuran yang mengandung gas berlebihan seperti, kubis, kembang kol, asparagus, kentang, kacang-kacangan atau brokoli.

Selain makanan tersebut, Bunda juga perlu memperhatikan beberapa jenis makanan ini,

  • Camilan dengan kandungan tepung tinggi
  • Makanan yang cara mengolahnya digoreng atau makanan berminyak
  • Makanan dengan kandungan garam atau sodium yang tinggi
  1. Penggunaan popok yang terlalu lama

Ini merupakan salah satu kesalahan umum yang biasa dilakukan oleh orang tua. Banyak orang tua yang memilih untuk menggunakan popok kepada si kecil. Ternyata terlalu lama menggunakan popok dapat meningkatkan kelembaban di tubuh bayi, baik itu popok yang sudah penuh atau tidak. Kelembaban yang dihasilkan dari terlalu lama menggunakan popok dapat memudahkan angin masuk pada tubuh bayi.

  1. Bermain di lantai tanpa alas.

Bayi yang mulai aktif merangkak akan aktif bermain di lantai. Bunda harus memastikan bahwa si kecil tetap berada di lantai yang beralas. Terlalu lama di lantai tanpa alas akan menyebabkan perut kembung pada bayi.

  1. Terlalu lama bermain air

Air menjadi salah satu alat bermain yang disukai oleh bayi, terutama untuk bayi yang sudah aktif bergerak. Bahkan saat mandi, bayi akan menangis jika diangkat dan dikeringkan. Orang tua harus membatasi waktu bermain air si kecil. Terlalu lama bermain air dapat menyebabkan bayi masuk angin.

  1. Menggunakan Kipas Angin

Kipas angin menjadi salah satu penyebab masuk angin baik untuk orang dewasa maupun bayi. Saat cuaca panas, penggunaan kipas angin tidak dapat dihindari karena bayi akan menangis karena kegerahan. Akan tetapi perlu diperhatikan bahwa terlalu lama menyalakan kipas angin dapat menyebabkan si kecil masuk angin. Sebaiknya memberikan waktu maksimal dalam menyalakan kipas angin.

Setelah mengetahui penyebab kembung pada bayi, Bunda dapat membaca bagaimana cara mengatasi perut kembung pada bayi di artikel ini https://review.bukalapak.com/mom/dear-ibu-ini-dia-7-cara-mudah-mengatasi-perut-kembung-pada-bayi-29128 semoga membantu!

Be Sociable, Share!

Tinggalkan Balasan