Kandungan Berbahaya Pada Camilan Anak yang Wajib Diwaspadai Orang Tua

Kandungan Berbahaya Pada Camilan Anak yang Wajib Diwaspadai Orang Tua

Membesarkan anak memang bukan hal yang mudah. Selain butuh biaya yang tak sedikit, tentu butuh perhatian ekstra juga dari tiap orang tua. Meski Anda mungkin menyerahkan perawatan anak pada baby sitter, namun ada baiknya untuk tetap selalu mengecek si kecil sehingga dirinya tak merasa ditinggalkan. Salah satu hal penting dalam hal merawat anak yakni makanannya. Bukan hanya makanan pokok saja, namun juga camilan anak yang kini sudah sangat variatif. Namun yang sering menjadikan orang tua khawatir yakni tentang banyaknya camilan yang mengandung bahan berbahaya.

Kandungan Berbahaya Pada Camilan Anak yang Wajib Diwaspadai Orang Tua   

Biasanya anak memang menghabiskan sebagian besar waktunya untuk di sekolah, termasuk ketika waktu makan besar dan waktu camilannya. Namun banyak jajanan anak kini di sisipi bahan kandungan berbahaya oleh para penjualnya. Bahkan berdasar survey yang dilakukan, ternyata dari 170 ribu sekolah yang ada, hanya kurang dari 10% kantin saja yang memang sediakan jajanan sehat. Tentunya ini sangat miris sekali karena makanan anak akan sangat pengaruhi kesehatan tubuh dan perkembangan otaknya. 

Beberapa bahan yang banyak ditemukan di camilan anak yang berbahaya, diantaranya seperti:

  • Boraks

Bentuknya seperti bubuk putih yang mirip dengan garam namun tanpa rasa. Biasanya boraks ini dipakai ke deterjen, pupuk, pestisida serta obat. Kebanyakan penyalahgunaan boraks sendiri dipakai untuk bisa membuat daging menjadi lebih mudah empuk dan juga pengawet makanan. Tentu ini sangat tidak dibenarkan mengingat boraks mampu timbulkan gangguan kesehatan misalnya demam, muntah, mual sampai mata merah. Jika dosis boraks yang masuk ke tubuh tinggi, bahkan bisa sampai gagal ginjal yang akut.

  • Formalin

Bahan selanjutnya yang banyak ditemukan di makanan anak yakni formalin. Biasanya formalin kerap dipakai untuk ikan asin, mie instan, ayam hingga tahu. Formalin ini sangat berbahaya karena bisa timbulkan alergi sampai kanker. Di dosis rendah udara, formalin bisa iritasi mata sampai mata jadi berair, rasa terbakar di tenggorokan dan bahkan sulit bernapas.

  • Rhodamin B

Warna makanan yang terang tentu menggugah selera. Namun waspada karena bisa jadi makanan tersebut mengandung rhodamin B dimana zat yang satu ini merupakan zat pewarna kimia yang umum dipakai di aplikasi bioteknologi. Rhodamin B ini bisa menjadi pemicu datangnya kanker. Bahaya sekali bukan?

Bayangkan saja jika semua zat berbahaya tersebut masuk ke tubuh anak Anda. Tentu saja hal ini akan mengakibatkan anak menjadi terganggu kesehatannya. Dan bahkan jika terus menerus maka bisa jadi kematian. Oleh karena itu penting sekali bagi setiap orang tua untuk bisa tahu benar komposisi makanan dan camilan anak yang disantapnya. Caranya? Tentu saja dengan membuat sendiri sehingga tahu kualitasnya.

Be Sociable, Share!

Tinggalkan Balasan