Makanan Bayi Organik atau Non Organik, Mana yang Lebih Sehat?

Makanan Bayi Organik atau Non Organik, Mana yang Lebih Sehat?

Sebagai orang tua, tentu kita harus cerdas dalam memilih makanan untuk anak terutama makanan bayi. Apakah makanan itu sehat atau tidak. Banyak orang tua yang memberikan anak-anaknya makanan yang berasal dari bahan organik. Bukan tanpa alasan makanan dari bahan organik mulai banyak peminatnya, itu dikarenakan makanan organik tidak menggunakan pupuk pestisida dalam pertumbuhannya. Masih banyak petani yang menggunakan pestisida agar tanaman terlindung dari hama dan penyakit.

Makanan Bayi Organik atau Non Organik, Mana yang Lebih Sehat?

Alasan

Sebuah studi menunjukkan bahwa kandungan nutrisi antara produk makanan organik dan non organik tidak jauh berbeda. Dan pada studi lain menunjukkan bahwa anak-anak yang mengkonsumsi makanan organik tingkat pestisida pada urine mereka rendah. Tapi, jangan karena dua studi yang masih harus diteliti lebih lanjut ini Anda langsung beralih pada makanan berbahan organik. Justru makanan berbahan organik lebih mahal dari makanan non organik. Intinya Anda harus banyak mempertimbangkan kelebihan dan kekurangannya.

Dibawah ini, ada beberapa alasan yang dikemukakan oleh orang tua yang memberikan makanan bayi berbahan organik:

  1. Karena bayi memiliki sistem imunitas dan daya tahan tubuh yang rentan, sangat berisiko terkena efek pestisida yang ada dalam makanan non organik sehingga disarankan untuk para orang tua memberi makanan berbahan organik.
  2. Karena bahan organik memiliki rasa yang nikmat.
  3. Agar bayi mendapat nutrisi yang baik.

Pilihan Makanan Organik yang Bisa Anda Coba

Berikut beberapa pilihan makanan organik yang bisa Anda berikan pada buah hati, antara lain:

  • Kentang, dengan kandungan serat dan vitamin yang terkandung dalam kentang, makanan ini bisa menjadi pilihan Anda untuk dikonsumsi oleh anak Anda karena kandungan pestisida yang rendah.
  • Beberapa buah seperti Apel dan stroberi, Apel merupakan buah yang kaya akan serat, selain buahnya kulit apel juga banyak mengandung nutrisi. Pada apel non organik pestisida akan menempel pada kulitnya sehingga orang-orang cenderung membuang kulitnya. Lain lagi dengan buah stroberi, buah stroberi organik banyak mengandung antioksidan dibanding yang non organik. Tapi, entah organik atau non organik sebelum memakan buah pastikan dicuci terlebih dahulu.
  • Susu¸ untuk anak Anda, ada baiknya diberikan susu organik yang berasal dari sapi tanpa antibiotik atau tambahan hormon.

Jika Anda tidak ingin memberikan makanan organik pada anak Anda dan tetap setia pada makanan non organik, pilihlah makanan yang setidaknya kandungan residu pestisida dalam makanan tersebut rendah agar kesehatan anak Anda tidak terganggu. Ada beberapa pilihan yang mungkin bisa Anda pilih untuk dikonsumsi seperti kembang kol, jamur, kiwi, alpukat, semangka dan beberapa buah dan sayur lainnya. Ada baiknya bila Anda menanyakan dan konsultasi pada ahli gizi mengenai makanan apa yang tepat bagi bayi Anda agar Anda bisa memenuhi kebutuhan gizi anak.

Be Sociable, Share!

Tinggalkan Balasan