Mengenal 5 Tanda-tanda Hamil Sehat Pada Wanita

Mengenal 5 Tanda-tanda Hamil Sehat Pada Wanita

Salah satu kondisi yang menandakan seorang wanita tengah hamil adalah datang bulan yang terlambat dari jadwal seharusnya. Meski demikian, kemungkinan tanda ini bisa saja salah terlebih jika Anda memiliki siklus menstruasi yang tidak teratur. Untuk memastikan kehamilan, Anda bisa menggunakan testpack seminggu setelah Anda merasa datang bulan terlambat.

Mengenal 5 Tanda-tanda Hamil Sehat Pada Wanita

Ketika masa kehamilan, banyak wanita kerap kali bingung dengan perubahan yang pada dirinya sehingga mereka ragu apakah kehamilan yang sedang dialami dalam keadaan sehat atau tidak. Walaupun kehamilan sehat dapat dipastikan dengan pemeriksaan dokter, namun bukan berarti Anda tidak bisa mengenali tanda-tandanya. Berikut ini ada beberapa ciri hamil sehat yang dapat dirasakan oleh diri sendiri

Nyeri payudara

Jika Anda merasa terjadi perubahan pada payudara Anda selama masa kehamilan, maka tak perlu khawatir. Pasalnya, Sejak trimester pertama kehamilan, Anda akan merasakan perubahan pada payudara yakni berupa rasa nyeri, ukuran yang membesar dan terasa lebih sensitif. Kondisi inilah yang menandakan Anda menjalani masa hamil sehat. Rasa nyeri akan perlahan hilang ketika tubuh sudah beradaptasi dengan hormon kehamilan. Nanti setelah memasuki minggu ke-11 Anda akan mengalami lonjakan hormon yang membuat kelenjar susu tumbuh lebih banyak untuk mempersiapkan payudara dalam menyusui bayi.

Mual dan muntah

Mual dan muntah saat hamil biasanya lebih dikenal dengan istilah morning sickness yang umumnya dirasakan pada saat masa kehamilan memasuki trimester pertama. Umumnya mual dan muntah dirasakan pada pagi hari, namun tidak menutup kemungkinan juga bisa dialami pada siang ataupun malam hari. Namun, tak perlu panik, karena kondisi menandakan masa hamil sehat. Nanti setelah memasuki usia kehamilan 12 minggu, rasa mual dan muntah perlahan hilang.

Perubahan emosional (mood swing)

Ciri hamil sehat selanjutnya adalah perubahan emosi yang tidak menentu. Biasanya kondisi ini dipicu oleh banyak faktor, seperti kelelahan, stress namun yang paling sering yakni karena perubahan hormon. Faktor inilah yang mempengaruhi zat kimia bernama neurotransmitter di otak dan membuat ibu hamil mengalami pergantian emosi yang tidak stabil. Jika perubahan emosi ini dialami hingga lebih dari dua minggu dan sampai mengganggu aktivitas sehari-hari Anda, coba konsultasikan ke dokter ataupun ke psikolog. Pasalanya jika gangguan emosi ini tidak segera diatasi maka bisa mempengaruhi kondisi janin dan berisiko mengalami persalinan prematur hingga paling parah adalah depresi pasca melahirkan.

Sensitif terhadap makanan dan bau-bauan

Jika selama hamil Anda merasakan indera penciuman Anda lebih tajam dan sensitif terhadap bau-bau tertentu, maka tak perlu khawatir karena hal tersebut masih dalam batas normal. Tanda hamil sehat memang meningkatkan sensitivitas penciuman Anda sehingga mengakibatkan mual dan muntah. Untuk mengatasinya, dianjurkan untuk menghindari makanan, benda atau apapun yang memiliki bau menyengat.

Mudah lelah

Kelelahan adalah kondisi yang paling sering dikeluhkan selama masa kehamilan. Hal ini normal karena, saat hamil kadar hormon progesteron dalam tubuh jadi meningkat sehingga menyebabkan rasa kantuk berlebihan. Anda bisa mengatasi ini dengan cara melakukan istirahat dan tidur yang cukup. Namun, jika Anda sampai merasa nyeri dada, sakit kepala, pucat dan jantung berdebar, waspadai karena mungkin saja Anda mengalami anemia selama hamil. Periksakan ke dokter kandungan untuk memastikan kondisi kesehatan Anda.

Be Sociable, Share!

Tinggalkan Balasan