Menindik Telinga Bayi Akan Lebih Aman Jika Menerapkan Tips Pintar Ini!

Menindik Telinga Bayi Akan Lebih Aman Jika Menerapkan Tips Pintar Ini!

Salah satu kebiasaan yang sudah menjadi tradisi bagi orang Indonesia yang baru saja memiliki bayi perempuan adalah menindik telinga mereka dan memakaikan berbagai anting-anting lucu dan menggemaskan untuk mereka. Memang hal ini akan membuat penampilan mereka semakin memikat hati, namun nyatanya menindik telinga bayi tidak bisa dilakukan begitu saja dengan simple. Anda juga harus mempertimbangkan banyak hal agar nantinya mereka tidak terlalu merasa sakit serta tidak meninggalkan rasa trauma bagi mereka. Meski pun terlihat sepele, namun nyatanya kegiatan yang satu ini harus Anda lakukan dengan lebih hati-hati untuk si kecil. Selain itu, Anda juga harus memperhatikan beberapa hal dan menerapkan tips pintar yang pastinya sangat berguna untuk keamanan serta kenyamanan si kecil. Berikut inilah beberapa tips yang harus Anda lakukan ketika akan menindik telinga mereka:

Menindik Telinga Bayi Akan Lebih Aman Jika Menerapkan Tips Pintar Ini!

  • Usia 6 Bulan

Untuk menindik memerlukan usia yang tepat juga untuk melakukannya. Pastikan jika bayi sudah menginjak usia 6 bulan ke atas, jika belum menginjak usia tersebut, lebih baik untuk tidak melakukannya dulu agar tidak terjadi infeksi. Infeksi tersebut dapat terjadi akibat proses tindik yang belum siap mereka terima karena usia yang masih begitu awal. Sebelum 6 bulan, bayi masih belum mempunyai sistem kekebalan tubuh yang cukup optimal untuk menahan rasa sakit tersebut.

  • Imunisasi DTaP

Sebelum telinga bayi ditindik, pastikan jika si kecil sudah menerima imunisasi DTaP atau kepanjangan dari Difteria Tetanus Pertusis. Imunisasi tersebut dapat melindungi bayi dari resiko tetanus yang dapat terjadi akibat jarum tindik yang digunakan tidak steril. Untuk dapat mencegahnya, lebih baik Anda sebagai orang tua membawa si kecil ke tempat imunisasi yang terpercaya serta yang menggunakan jarum yang lebih steril. Jika sang bayi mengalami nyeri atau sakit, mintalah dokter memberikan obat peredanya.

  • Memilih Anting

Ketika sudah ditindik atau sebelumnya, Anda perlu mempersiapkan jenis anting mana yang akan diberikan untuk si kecil. Pastikan untuk memilih jenis anting yang dibuat dengan menggunakan bahan anti iritasi, misalnya seperti emas, titanium, baja hypoallergenic, dan lain sebagainya. Selanjutnya, bentuk antingnya pun juga harus dipilih dengan baik, yakni yang bermodel seperti klep penutup sehingga tangan si kecil tidak dapat menariknya atau melepasnya dengan mudah. Pastikan untuk memilih anting yang memiliki ciri seperti di atas.

  • Ganti Anting

Setelah anting pertama dipasangkan pada telinga bayi, pastikan jika anting tersebut digunakan dalam 6 minggu pertama. Setelahnya, lepaskan dan ganti dengan jenis anting yang lain. Untuk itu, sebelum melepaskannya, Anda harus menyediakan anting cadangannya terlebih dahulu. Hal ini bertujuan untuk melihat apakah telinga mereka mengalami masalah seperti alergi atau ruam. Selalu bersihkan bagian kulit pada sekeliling cupingnya dengan air serta sabun bertekstur lembut.

Be Sociable, Share!

Tinggalkan Balasan