Perawatan Bayi Baru Lahir di Rumah yang Bisa Anda Praktekkan

Perawatan Bayi Baru Lahir di Rumah yang Bisa Anda Praktekkan

Bayi baru lahir memerlukan perawatan khusus karena tubuh dan fungsi organnya yang belum sempurna. Suhu ruangan dimana bayi tinggal sebaiknya lebih hangat karena bayi mudah kedinginan. Setelah melahirkan di rumah sakit dan dibawa pulang, ibu perlu belajar bagaimana melakukan perawatan bayi sendiri agar bisa mengurus buah hati tanpa bantuan orang lain. Cara merawat bayi bisa dipelajari dari orang yang sudah berpengalaman atau dari sumber lainnya misalnya artikel dan buku.

Perawatan Bayi Baru Lahir di Rumah yang Bisa Anda Praktekkan

Bagi Anda ibu yang baru melahirkan bayi pertamanya, setelah memiliki kesehatan yang prima, sebaiknya segera belajar mengurus bayi sendiri untuk memberikan kedekatan emosi dengan sang buah hati. Selain menyusui, ibu bisa sedikit demi sedikit belajar mengurus bayi dari kebutuhan mandi, makan hingga tidurnya. Berikut ini adalah beberapa cara merawat bayi yang bisa Anda jadikan pelajaran untuk dapat dipraktekkan bersama buah hati:

  • Merawat tali pusar bayi.

Bayi baru lahir masih memiliki tali pusar yang menempel di perutnya. Ketika di rumah sakit, tali pusar sudah diolesi dengan cairan antiseptik dan dibiarkan dengan tujuan agar kering dan bisa terlepas dengan sendirinya. Ketika di rumah, jaga agar tali pusat tetap bersih, kering dari air seni maupun bekas tinja dengan cara membersihkan setiap hari dan mengeringkannya. Sebaiknya jangan menutupi tali pusar agar cepat terputus dengan sendirinya.

  • Memandikan bayi.

Perawatan bayi setelah tali pusar putus adalah memandikan bayi. Sebelum putusnya tali pusar sebaiknya bayi tidak dimandikan dengan cara diguyur agar tali pusar tidak basah. Bayi hanya di lap dengan spon hangat saja untuk membersihkan badannya. Namun setelah tali pusar putus sendirinya, Anda bisa memandikan bayi dengan mencelupkan badannya ke air hangat. Pegang kepala bayi untuk menopang badannya. Gunakan tangan yang lain untuk membasahi tubuh bayi dan mengoleskan sabun bayi serta alat kebersihan lainnya. Keringkan menggunakan handuk tebal dan lembut sebelum bayi diberikan bedak atau minyak penghangat.

  • BAB dan BAK.

Bayi baru lahir akan melakukan BAK pertama kurang dari 24 jam setelah dilahirkan dan BAB kurang dari 48 jam setelah dilahirkan. Setelah itu selama sehari rata-rata ia akan bab sebanyak 3- 4 kali dan bak sebanyak 6-7 kali. Setiap kali bayi melakukan BAK dan BAB bersihkan dengan kain basah atau air bersih dari arah depan ke belakang. 

Cara-cara perawatan bayi di atas merupakan cara merawat bayi yang perlu diketahui oleh ibu agar bisa merawat bayinya sendiri. Dengan merawat bayi, ibu dan bayi bisa memiliki kedekatan emosional sehingga ketika bayi menangis, ibu bisa menenangkannya dengan mudah dan cepat. Selain melakukan perawatan dari luar berikan asi yang merupakan makanan terbaik bayi agar ikatan ibu dan anak bisa juga terjalin dari dalam.

 

Be Sociable, Share!

Tinggalkan Balasan