Popok Bayi dan Penyebab dari Ruam Popok yang Harus Diwaspadai

popok bayi

Salah satu perlengkapan yang wajib disiapkan oleh para orang tua yang bisa dibeli di toko online adalah popok. Ada jenis popok sekali pakai ataupun popok yang bisa digunakan berkali-kali karena terbuat dari kain. Namun, terdapat beberapa masalah yang sering dialami bayi ketika menggunakan popok bayi adalah terjadinya ruam. Ruam ini tidak membahayakan namun bisa membuat bayi menjadi tidak nyaman.

Ruam popok biasanya dialami oleh bayi yang berusia 9-12 bulan karena beberapa faktor. Penyebab ruam popok yaitu:

  • Terlalu lama bersentuhan dengan popok kotor misalnya kotor karena tinja ataupun urin bahkan keduanya yang bisa menyebabkan kulit menjadi iritasi. Resiko terkena ruam popok juga akan semakin tinggi jika anak sedang diare.
  • Popok yang terlalu ketat sehingga bisa bergesekan dengan kulit anak Anda dan menimbulkan rumah serta lecet.
  • Mencoba makanan baru apalagi ketika usianya 4-6 bulan yang baru pertama kali diperkenalkan makanan padat. Asupan tersebut mempengaruhi sistem pencernaannya sehingga mempengaruhi tinja yang bisa menyebabkan ruam.
  • Infeksi di bagian bawah disebabkan karena kondisinya yang hangat dan lembab sehingga bakteri dan jamur lebih mudah tumbuh dan menyebabkan infeksi.
  • Iritasi produk yang digunakan.
  • Mengkonsumsi antibiotik karena bakteri baik yang dapat mencegah pertumbuhan jamur terkikis antibiotik sehingga ruam popo lebih murah terjadi.

popok bayi baru lahir

Untuk mengatasi ruam popok tersebut terdapat 5 cara yang bisa anda lakukan. Pertama adalah pastikan lebih dahulu kebersihan di area popok. Pastikan jika popok bayi Anda bebas dari air seni, tinja dan bakteri. Bakteri memang tidak bisa dilihat secara kasat mata, namun pastikan jika popok tersebut bersih termasuk dari deterjen. Gunakan jenis popok yang benar-benar bersih dan kering karena jika basah bisa menyebabkan bakteri menjadi lebih cepat berkembang dan menyebar. Jika anak Anda kencing atau BAB, langsung ganti dan bersihkan area popok dan hindari untuk menggosok kulit bayi saat membersihkan kotoran bayi yang menempel misalnya di pangkal paha sebab bisa menyebabkan ruam menjadi parah. Cukup tepuk pelan dan lembut lalu keringkan dan tepuk dengan kain lembut dan kering setelah itu angin-anginkan sebentar sekitar 2 menit dan baru di pakaikan popok baru.

Kedua adalah hindari untuk menggunakan popok yang cocok untuk anak Anda. Tidak semua jenis popok cocok untuk digunakan dan hal tersebut disebabkan karena beberapa alasan salah satunya adalah karena kondisi kulit. Jika anak Anda memiliki kondisi kulit yang sensitif maka pilih jenis popok yang menggunakan bahan yang lembut sehingga tidak mengiritasi kulit dan menimbulkan ruam popok yang bisa menyebabkan bayi menjadi tidak nyaman.

ruam popok bayi

Ketiga adalah hindari untuk menggunakan popok sekali pakai. Tidak ada salahnya untuk menggunakan popok sekali pakai terutama di acara tertentu misalnya acara pernikahan atau saat berpergian jarak jauh. Namun, jika hanya dirumah, sebaiknya gunakan popok biasa yang kering, mudah diganti dan nyaman sehingga tidak hanya dapat memberikan kenyamanan untuk bayi Anda namun juga membantu untuk mempercepat ruam agar sembuh.

2 cara lainnya untuk mengatasi dan mengobati ruam popok yang salah satunya disebabkan karena penggunaan popok bayi yang terlalu kencang adalah:

  • Mempergunakan salep yang bisa dibeli di apotek terdekat atau bisa mempergunakan minyak kelapa, minyak zaitun yang aman untuk dipergunakan di kulit bayi.
  • Menggunakan yogurt tawar/plain yogurt karena jenis produk olahan susu ini memiliki zat acidophilus yang dapat melawan infeksi ragi. Caranya adalah dengan mengoleskan plain yogurt ke daerah ruam dan sekitarnya.

Baca juga informasi mengenai Jenis-jenis Popok Bayi.

 

Be Sociable, Share!

Tinggalkan Balasan