Tahapan Makanan Bayi Menurut Usianya

Tahapan Makanan Bayi Menurut Usianya

Menjadi ibu yang baru melahirkan tidaklah mudah, selain harus melakukan berbagai pekerjaan rumah tangga beliau juga harus merawat sang bayi. Apalagi dalam urusan makanan, takaran asupan pada bayi yang harus dikonsumsi juga harus tepat. Makanan bayi tidak boleh sembarangan dalam menentukan takaran gizinya. Hal itu juga akan mempengaruhi tumbuh kembang sang bayi serta proses perkembangan fungsi dan struktur sistem pencernaannya. Dengan mengetahui menu takaran bayi yang seimbang maka bayi akan semakin sehat dan berkembang secara baik. Berikut akan dijelaskan tahapan makanan pada bayi sesuai usianya.

Tahapan Makanan Bayi Menurut Usianya

Untuk Bayi usia 0 hingga 4 bulan

Para ahli banyak yang menganjurkan agar pada usia bayi yang baru lahir untuk memenuhi nutrisinya dengan mengonsumsi ASI. Kolostrum ASI mengandung antibodi seperti IgM, IgA, serta IgG yang dapat menjaga sistem kekebalan tubuh pada bayi.  Kandungan tersebut juga dapat membantu mencegah melonjaknya produksi bilirubin yang merupakan penyebab dari penyakit kuning. Jadi untuk bayi di usia 0-4 bulan seharusnya secara eksklusif mengonsumsi ASI.

Untuk Bayi usia 4 hingga 6 bulan

Pada usia tersebut bayi akan mulai memperlihatkan berbagai reaksi gerakan seperti menutup mulut ketika akan disuapi dan akan kembali merasa lapar setelah diberikan ASI hingga 8 sampai 10 kali. Saat itu Anda dapat menambah makanan bayi berupa bubur atau makanan encer lainnya untuk melengkapi nutrisi si kecil.

Untuk Bayi Usia 6 hingga 8 bulan

Menginjak umur 6 bulan bayi sudah bisa diberikan makanan dari 3 sampai 9 sendok untuk 2 atau 3 kali sesi makan. Tambahkan juga dengan rebusan ayam atau sayuran supaya membuat makanan bayi Anda semakin lengkap. Terdapat bayi yang memiliki intoleransi pada makanan tertentu sehingga Anda juga harus perhatikan apakah bayi Anda mengalami gejala tersebut atau mengalami alergi pada makanan tertentu.

Baca Juga : Makanan Bayi yang Dianjurkan dan Dilarang untuk Dikonsumsi Pada Usia 6 Bulan

Untuk Usia Bayi 8 hingga 10 bulan

Pada usia tersebut bayi sudah bisa mencerna makanan berupa sereal kecil. Tambahkan saja seperempat atau seperdelapan cangkir makanan yang mengandung protein seperti bubur ikan, daging, telur, dan sejenisnya. Anda juga bisa memerikan makanan berupa kacang-kacangan, namun harus tetap diperhatikan apakah makanan tersebut telah dihaluskan secara lembut dan mudah untuk dicerna oleh bayi.

Untuk Usia 10 hingga 12 bulan

Dalam periode ini bayi sudah dibolehkan untuk mengonsumsi makanan yang mengandung zat besi. Di samping itu, makanan berupa sayuran dan aneka makanan yang mengandung protein telah menjadi menu wajib pada makanan bayi di usia ini. Jadi, sebaiknya tetap berikanlah makanan yang sehat dan bergizi. Usahakan untuk memberikan makanan yang direbus atau dikukus dan hindari makanan yang prosesnya digoreng supaya tetap terjaga dari zat berbahaya

Be Sociable, Share!

Tinggalkan Balasan