Terapi yang Bisa Dilakukan di Rumah untuk Anak Terlambat Bicara  

Setiap orang tua pasti menginginkan anaknya tumbuh dengan sehat dan berkembang dengan baik sesuai dengan usianya. Akan tetapi, kondisi setiap anak berbeda sehingga beberapa diantaranya mengalami kendala tersendiri seperti keterlambatan dalam berbicara. Anak terlambat bicara seakan menjadi momok tersendiri untuk keluarganya sehingga orang tua segera membawa ke dokter agar bisa di terapi dan anak menjadi lebih mudah untuk berbicara.

 

Ada beberapa penyebab yang menyebabkan anak menjadi terlambat berbicara dan salah satunya adalah karena masalah psikologis ataupun kurang stimulasi misalnya karena orang tua jarang mengajak anak mengobrol sehingga membuat anak menjadi pendiam dan akhirnya terlambat bicara. Menurut dr Amendi Nasution, Sp. KFR(K) yang merupakan dokter ibu dan anak mengemukakan jika perlu memberikan stimulasi yang lebih sering di rumah.

 

Menurut dr. Amendi, untuk terapi anak terlambat bicara yang bisa Anda lakukan di rumah, Anda bisa memperdengarkan lagu anak yang merupakan ciptaan dari AT Mahmud. Atau dengan menggunakan jenis lagu anak yang lainnya dan diputar setiap harinya. Dari lagu yang diperdengarkan ke anak tersebut akan menyebabkan anak mulai membelot dan secara perlahan anak akan mempergunakan kata yang sering ia dengar dari lagu tersebut.

Baca Juga : Tips Mencegah Anak Terlambat Bicara Bagi Orangtua Baru

Kedua adalah dengan meniup kapas. Anda bisa menggunakan sedotan atau langsung meminta anak untuk meniupkan kapas yang ada di atas meja. Cara ini dilakukan untuk memperkuat otot mulut dan wajah yang memiliki peran penting saat berbicara. Selain dengan meniupkan kapas di meja, Anda juga bisa meminta anak untuk minum dengan menggunakan sedotan. Lakukan berkali-kali secara berkala agar hasilnya menjadi lebih maksimal.

 

Cara lainnya atau terapi sederhana yang bisa anda lakukan di rumah untuk membantu anak terlambat bicara agar lebih mudah untuk berbicara adalah:

 

  • Saat melakukan terapi, matikan televisi anda karena suara yang dihasilkan dari TV bisa mengganggu konsentrasi dari anak saat mulai mendengar percakapan anda ataupun dari suara yang diputar.
  • Ajari anak untuk menggunakan bahasa isyarat. Sehingga, walaupun anak belum bisa berbicara dengan lancar seperti anak kebanyakan, Anda tetap bisa mengajak anak berkomunikasi dengan lebih mudah.
  • Cobalah untuk taruh benda kesukaan anak Anda di luar jangkauannya sehingga anak akan meminta Anda untuk membantunya dalam meraih benda kesayangannya tersebut.
  • Jangan lupa untuk mengajarkan ke anak cara untuk meminta bantuan baik dengan bahasa isyarat ataupun pengucapan.
  • Beri penghargaan atau pujian ke anak setiap kali anak Anda berhasil untuk melakukan sesuatu sehingga anak akan merasa termotivasi.
  • Ajak anak berkomunikasi. Misalnya menanyakan ke anak mengenai hal yang ada di sekitar Anda seperti warna baju.
  • Mengajaknya bermain sambil berbicara.
  • Jangan terlalu cepat dalam berbicara dan selalu benarkan kosakata anak jika salah pengucapan.

 

Be Sociable, Share!

Tinggalkan Balasan