Tips Memilihkan Camilan Anak yang Menyehatkan

Tips Memilihkan Camilan Anak yang Menyehatkan

Camilan tidak hanya digemari oleh orang dewasa saja. Namun jenis makanan yang satu ini juga dapat diberikan pada si kecil sebagai varian makanan agar tidak jenuh dengan pilihan menu yang itu-itu saja. Sebagai orang tua, tentu memberikan asupan gizi yang terbaik untuk si kecil menjadi prioritas yang utama. Karena makanan yang bergizi akan sangat baik untuk tumbuh kembang yang maksimal serta modal yang sempurna untuk kesehatannya. Memilih camilan anak yang menyehatkan untuk si kecil perlu kecermatan orang tua agar tidak sampai salah pilih. Jangan sampai salah memilihkan karena berdampak pada pertumbuhannya si kecil, seperti merusak gigi, menyebabkan sakit perut, dlsb.

Tips Memilihkan Camilan Anak yang Menyehatkan 

Buah-buahan merupakan salah satu camilan sehat untuk anak-anak. Namun di zaman yang semakin modern ini, sudah banyak sekali berbagai pilihan camilan yang bisa dibeli atau pilihan resep membuat camilan untuk bayi. Hal ini memang memudahkan para orang tua untuk memberikan asupan jenis makanan yang satu ini. Namun perlu diingat sekali lagi bahwa para orang tua perlu teliti dalam memilihnya. Agar tidak berdampak buruk bagi kesehatan dan tumbuh kembang anak, berikut ini ada beberapa tips yang bisa Anda terapkan saat memilih camilan yang sehat:

  • Camilan yang mengandung serat dan kadar air yang tinggi.

Perhatikan kandungan serta dan kadar air dalam camilan anak yang Anda pilih. Sebaiknya memilih camilan sehat yang memiliki kandungan kadar serat dan air yang tinggi. Selain itu perhatikan kandungan protein, vitamin, dan mineral. Camilan sehat dari bahan biji-bijian, kacang-kacangan, sayur dan buah-buahan bisa menjadi pilihan yang tepat.

  • Perhatikan kandungan garam dan gula dalam camilan.

Waspadai jika menemukan camilan yang mengandung banyak gula maupun garam di dalamnya.

  • Menghindari memberi biskuit di pasaran.

Kebanyakan biskuit di pasaran menggunakan beberapa bahan tambahan yang kurang baik untuk tumbuh kembang anak, seperti bahan pengawet makanan. Bahan pengawet pada makanan jika dikonsumsi terus-menerus akan menyebabkan beberapa organ tubuh seperti ginjal bekerja lebih berat. Untuk itu sebaiknya hindari memberikan camilan berupa biskuit yang dijual di pasaran. Anda bisa membuatkan biskuit untuk si kecil secara homemade di rumah.

  • Memiliki ukuran yang praktis.

Anda bisa membuatkan camilan untuk si kecil dengan ukuran yang pas saat dipegang di tangan si kecil. Hindari camilan yang keras dengan bentuk yang runcing. Selain berbahaya, juga tidak baik untuk gigi si kecil yang masih dalam masa pertumbuhan.

  • Menyesuaikan dengan usia dan perkembangan bayi.

Bayi yang berumur sembilan bulan atau di atasnya sudah cukup siap untuk diberikan camilan. Pada masa ini, bayi akan penasaran dengan semua benda asing di sekitarnya. Memberikan camilan anak pada si kecil akan menjawab rasa penasarannya terhadap benda asing dengan memasukkannya ke dalam mulutnya. Hal ini sering disebut juga dengan fase oral.

Be Sociable, Share!

Tinggalkan Balasan