Tips Mendapatkan Baby Sitter yang Aman

Tips Mendapatkan Baby Sitter yang Aman

Bagi para ibu pekerja perkotaan, mendapatkan jasa baby sitter terpercaya tak jarang menjadi masalah rumit yang harus dihadapi. Pasca melahiran dan masa cuti sudah habis, sang ibu harus segera kembali melakukan aktifitas kantornya. Beragam kasus perawat bay yang tidak melakukan tugasnya dengan baik pastinya memicu kekhawatiran para wanita karier yang ingin menitipkan buah hatinya kepada pengasuh.

Tips Mendapatkan Baby Sitter yang Aman

Berikut Ini Beberapa Hal Yang Bisa Anda Lakukan Sebelum Mempekerjakan Baby Sitter.

Perhatikan pengalaman kerja

Memilih baby sitter, pastinya tidak boleh dilakukan secara asal, apalagi jika anak Anda masih bayi. Pastikan calon pekerja berbekal pengalaman yang cukup. Tak hanya menanyakannya langsung pada yang bersangkutan, periksa juga dengan menghubungi keluarga sebelumnya yang mempekerjakan si pengasuh. Tanyakan tentang kinerjanya, alasan berhenti kerja serta pastikan tidak ada catatan kriminal tertentu.

Periksa dokumen

Pastikan pula bahwa calon pekerja Anda memiliki dokumen serta identitas lengkap dan resmi. Periksa alamat rumah, e-KTP asli, pendidikan, status keluarga, riwayat penyakit, kontak keluarga terdekat yang bisa dihubungi. Pastikan segala sesuatunya jelas, kalaupun ada dokumen yang menyusul, pastikan tanggalnya.

Perhatikan umur

Banyak anggapan perihal usia dimana baby sitter yang masih muda kemungkinan bisa jadi pengasuh dan teman yang baik bagi si kecil. Nyatanya, anggapan ini tidak benar sepenuhnya sebab makin muda usia si pengasuh, emosinya pun cenderung belum stabil. Mengasuh bayi baiknya pilih yang cukup umur sebab usia yang sudah matang akan menentukan pengalaman. Dengan kata lain, hindari memilih babysitter terlalu muda.

Interview

Guna memantapkan pilihan Anda, penting untuk melakukan wawancara baby sitter untuk mengetahui postur tubuh hingga ekspresi saat disodori berbagai pertanyaan Anda. Wawancara ini sangat penting dilakukan, dimana tak ada salahnya Anda mengundang calon pengasuh tersebut ke rumah, kantor atau bahkan melakukan video call. Berikan pertanyaan mendetail yang sudah disiapkan sebelumnya. Sesekali bahas di luar topik untuk mengetahui kepribadiannya.

Kenalkan pada bayi

Saat wawancara, kenalkan juga buah hati Anda serta jelaskan bagaimana karakter dan sifat anak supaya pekerja lebih mudah menyesuaikan diri. Ajak mereka melakukan interaksi kemudian amati bagaimana reaksi keduanya. Anda bisa mengetahui apakah calon pekerja ini mumpuni untuk mengasuh anak dengan baik atau tidak.

Kemampuan pada kondisi darurat

Calon pengasuh harusnya mengetahui cara bertindak pada kondisi darurat sebab meskipun selalu diawasi, terkadang terjadi hal yang di luar perkiraan dan membutuhkan kemampuan menangani hal-hal darurat melalui P3K, tersedak, keracunan, alergi sampai melakukan bantuan pernafasan.

Kebersihan

Kebersihan menjadi hal yang sangat diperlukan saat mengasuh anak. Seorang pengasuh pastinya selalu memperhatikan kebersihan tempat bermain, alat mainan anak, kamar tidur, alat tidur, alat makan dan lain sebagainya agar selalu dalam kondisi bersih dan steril. Kebersihan juga bisa Anda nilai dari fisik calon baby sitter, dimana seseorang yang selalu menjaga kebersihan pasti akan memperhatikan kebersihan diri antara lain tidak bau, rambut rapi, pakaian bersih, kuku pendek bersih dan lainnya.

Be Sociable, Share!

Tinggalkan Balasan